
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(inilah.com/subekti)
INILAH.COM, Jakarta - Menindaklanjuti pelaksanaan Program Pembiayaan Modal Kerja Perempuan (PMKP), PKS memberikan pelatihan kepada tenaga pendamping bagi penerima modal agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan di lapangan.
"Kami ingin selain dengan modal kerja, diperlukan pendamping usaha secar intensif agar tujuan program tercapai. Kan dengan adanya tenaga pendamping, perempuan penerima modal kerja akan mendapatkan pengetahuan untuk mengembangkan bisnisnya," kata Ketua Departemen Pemberdayaan Wanita DPP PKS, Dwi Septiawati di Jakarta, Minggu (13/7).
Menurut Dwi, jika tidak ada pendamping berkelanjutan maka program PMKP hanya akan menjadi program yang hit and run saja. "Kami ingin program ini bisa berkelanjutan dan tidak hanya berifat sementara saja, memang ini bukan langkah yang besar tapi kita ingin secara terus dilakoni secara sungguh-sungguh agar bisa mengangkat derajat kaum perempuan indonesia," ujar Dwi.
Dwi mengatakan, selain menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan, dia juga meminta bantuan kepada HRD, Bumi Serpong Damai, Setia Wijaya untuk menjelaskan arti krisis yang sebenarnya.
"Kita juga meminta kepada pak Setia Wijaya guna memberikan penjelasan tentang bagaimana cara yang benar dalam menghadapi krisis, teori dan praktik serta peluang usaha yang mungkin dikembangkan pada saat ini oleh ibu-ibu rumah tangga," katanya.
Pada kesempatan itu Dwi juga menjelaskan, dalam pelatihan tersebut diiukiti 100 utusan
yang siap jadi Tenaga pendamping dari 17 DPD PKS.[L6]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
- Pesawat Pribadi JK Terbangkan Jenazah Burnap ke Medan
- Polisi Bekuk Pengangguran Saat Transaksi Sabu,
- Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century
- JK Layat Jenazah Burnap di Rumah Duka
- 'Perang' Baliho di Arena Muktamar NU
- Jenazah Burnap Diterbangkan ke Medan Senin Pagi
- Tolak Fatwa Haram Rokok Petani Bakar Tembakau
- NU Jatim: Antara Gus Solah dan Ahmad Bagja
- Burnap Meninggal Dunia Usai Main Golf
- Politisi Golkar Burhanuddin Napitupulu Wafat
- NU Jatim Minta PBNU Tegas Terhadap PKB












