
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

INILAH.COM, Jakarta - Kebutuhan akan munculnya kader-kader muda pemimpin bangsa penting memasuki Pemilu 2009. Namun Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai, politisi muda di partai politik mulai samar menyuarakan kepentingan rakyat.
"Bagaimana saudara Rama Pratama (Ketua GEMA Keadilan DPP PKS) menjelaskan dengan bersemangat bahwa PKS mendukung kenaikan BBM," kata Ray saat memberikan sambutan di Launching "The Next Leaders", reality show pencari pemimpin muda kerjasama Lead Institute Paramadina dengan Metro TV di Universitas Paramadina, Rabu (16/7).
Menurut Ray, sebagai salah satu tenaga muda di kepanitiaan Angket kenaikan harga BBM DPR, Rama harus menunjukkan semangat untuk berpihak pada kepentingan rakyat kecil. "Tenaga muda Itu yang menjadi tumpuan dan harapan di Panita Angket BBM," cetus Ray.
Ray juga mengkritisi para politisi muda di partai politik yang kurang berani dengan dominasi politisi tua. Kepemimpinan muda bukan tren tapi signifikan dan substansial.
"Reformasi 10 tahun lambat karena diisi oleh orang-orang tua. Persoalan yang besar adalah politisi muda tidak bisa merobohkan dominasi elit tua," paparnya
Acara peluncuran ini dihadiri Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, Maruarar Sirait (Ketum DPP PDIP), Rizky Sadig (Ketum DPP BM PAN), Rama Pratama (Ketua GEMA Keadilan DPP PKS) dan Bima Arya (Lead Univ Paramadina).[L6]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Tolak PHK, Pers Tuntut Kebebasan Berserikat
- PPATK Cek Rekening Hatta Radjasa
- Kwik: Ragukan Data BPK, Parpol Dapat Tekanan
- Cetak Pemimpin Muda, HIPMI Gandeng Lemhanas
- AEPI, Lonceng Keruntuhan Mafia Berkeley
- Sukardi: Pansus Century Hanya Alat Tawar
- Dilupakan PAN, SB Getol Digilir Parpol
- Prabowo Pecat Desmon Jadi Sekretaris F Gerindra
- Posisi Politik Boediono-Sri Mulyani Sulit Selamat
- Lantik Pengurus Baru, PAN Lupakan SB
- Golkar: Kami Bisa Disambit!
- Deklarasi AEPI, Akademisi Tantang Neoliberalisme
- Golkar-PPP Sepakat Tak Panggil SBY
- Partai Golkar Jadi Kunci Politik dan Diuji
- Pansus Century Diminta Jangan Lupakan Sanksi












