

(kedai-kebebasan.org)
INILAH.COM, Jakarta - Gagasan kaum muda jelang Pemilu 2009 cukup menguat. Bahkan, partai politik seperti PKS secara terang-terangan mendeklarasikan capres yang akan diusung dalam Pemilu 2009 adalah yang berusia di bawah lima puluh tahun (balita).
Menanggapi gagasan kepemimpinan kaum muda, anggota DPD RI Ichsan Loulembouh baiknya kaum muda mengambil poisis RI 2 dalam hajatan demokrasi tahun depan. "Kaum muda terbaik yang berusia 35-45 baiknya dicalonkan menjadi RI 2 untuk mendampingi capres yang lebih senior," katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (24/7).
Menurut mantan jurnalis ini, pilihan kaum muda untuk menduduki kursi RI 2 agar regenerasi kepemimpinan politik formal berlangsung mulus, "Agar proses regenerasi kepemimpinan nasional tertata rapih dan berjalan lancar," ujarnya memberi alasan.
Di samping partai politik mulai mengutak-atik capres/cawapres mengusung anak muda dalam Pemilu 2009, beberapa tokoh muda unsur non partai politik baik secara terang-terangan maupun tidak telah melakukan upaya meraih kepemimpinan nasional.
Sebut saja Rizal Mallarangeng yang dalam dua pekan terakhir iklan politik "sabang sampai merauke" menghiasi media elektronik. Selain itu, tokoh muda sosialis Fadjroel Rahman telah menyiapkan blog khusus untuk menampung sumbangan kepada dirinya untuk maju menjadi presiden.
Tampaknya, fenomena capres AS Barrack Obama juga menjalar ke Indonesia dalam Pemilu 2009. Apakah ini tren dan gaya semata? Atau kepemimpinan muda memang menjadi kebutuhan?[L6]
- 'Karma' Buka Kampanye SBY-Boediono
- Kisah Mistis SBY Dizalimi Sihir
- Mega: Kontrak Politik Bukan Omdo!
- Garda Bangsa 'Gus Dur' Merapat ke SBY
- Permadi: Kalau Aku Santet, SBY Mati!
- 2 Otak Penyebar Fitnah Herawati Buron
- Bendera PKS Tak Berkibar di GBK
- Permadi: SBY Harus Buktikan Disihir
- SBY Metroseksual di Lukisan Raksasa
- Ulama Madura Doakan JK Jadi Presiden
- Mesir Salah Tangkap Mahasiswa RI
- Gus Nuril: SBY Tak Rasional & Cengeng
- Purn TNI Polri Doakan SBY
- Mahasiswa RI di Mesir Dikira Al-Qaeda
- Stt... JK Digosipkan Anti Tionghoa
