
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta - Nasionalisme sejati bisa diukur dengan tidak mengobral aset negara dengan harga murah. Banyak aset negara yang nilainya sangat berguna bagi masyarakat dijual oknum-oknum pemerintah dengan alasan tidak jelas. Seperti LNG Tangguh yang dijual ke China hanya dengan nilai US$3,3/mmbtu.
"Nasionalisme sejati adalah tidak menjual kekayaan negara dengan harga murah," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring saat dialog bertema 'Nasionalisme dan Tantangan Global' di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (26/8).
Kontrak LNG Tangguh sendiri disetujui pemerintah kepada inevstor China pada 2002. Dari harga yang ditetapkan sebesar US$3,3/mmbtu, selama 25 tahun negara berpotensi menelan kerugian ratusan miliar pertahun.
Selain itu, menurut Tifatul, nasionalisme sejati juga tidak melakukan tindakan korupsi ataupun memeras seorang calon ketika mengikuti fit dan proper test. Baik itu di pemerintahan ataupun sektor swasta. "Selain tidak akan korupsi, seorang nasionalis juga berusaha untuk berempati pada kesusahan rakyat," ujarnya.
Pada dialog yang banyak dihadiri tokoh nasional tersebut, Tifatul menambahkan, nasionalisme juga berkaitan erat dengan patriotisme kita untuk memberikan solusi terhadap permasalahan bangsa. Dengan harapan agar bangsa ini lebih sejahtera dan bermartabat.
Lebih lanjut, Tifatul mengatakan, modal bangsa ini sebetulnya sangat besar. Mulai dari national character building, pekerja keras, jujur, tangguh, dan juga karakter masyarakat yang penyabar.
"Jadi seluruh elemen dan seluruh stakeholders negeri ini harus siap bersinergi guna memajukan bangsa ini," pungkasnya. [R2]
- DPC-DPD Demokrat Desak PKS Dikeluarkan Dari Koalisi
- Lily: Muhaimin Tak Mau PKB Islah
- SBY Jelaskan Langkah Pemerintah Soal Century
- Guru Berkelahi, UN di Kupang Molor
- Susno Ngaku Jadi Tamu di Mabes Polri
- Lily Wahid: Muhaimin tak Tahu Terima Kasih!
- Bibit Persilakan Anaknya Diproses Hukum
- Boediono Imbau Pemda Bentuk UKP4
- PD Sudah Lama Ingin Koalisi dengan PDIP
- Ulil Abshar-Abdalla Sebut Dirinya Gus Dur Muda
- Tumpak: Saya Bukan Kuda Troya
- Sri Mulyani Tak Akan Lindungi Gayus
- Wajah Sri Mulyani Murung Usai Dipanggil Presiden
- Demokrat Yakin Suara PKS Turun di 2014
- Mubarok: PDIP tak Akan Berkhianat Seperti PKS












