Sabtu, 22 November 2008
Gaya Hidup - Fesyen
  BERITA
  INDEKS BERITA
29/08/2008 00:09
Gaya Tas Minimalis Tampil Mewah
Sulha Handayani

INILA.COM, Jakarta - Koleksi tas Aigner untuk musim ini tak terlalu mengandalkan ornamentasi. Gaya minimalis tampil dalam versi mewah.

Anda tentu pernah mendengar nama Halston, seorang desainer dan fesyen superstar asal Amerika yang berjaya pada 1970-an. Ia terkenal akan cutting yang simpel, bergaris lurus, namun sophiscated.

Kekuatan rancangan Halston bergantung pada material yang mewah. Terusan selutut yang dipenuhi oleh sequin, celana beludru yang jatuh di bawah tulang pinggul (hipster) dan belted suede shirt adalah beberapa gaya yang melekat dalam ingatan.

Terusan sequin sempat merajai lantai dansa Studio 54, sementara celana hipster berulang kali ditransformasikan oleh sejumlah desainer ternama.

Di saat merancang aksesori, Halston juga menganut prinsip minimalitas. Topi pillbox yang dikenakan oleh mendiang Jackie O saat upacara penobatan suaminya sebagai presiden AS adalah salah satu contoh kesederhanaan rancangannya.

Dalam merancang atas, ia juga menghindari berbagai atribut yang memusingkan. Kancing, zipper pengait dan rantai hanya ia gunakan seperlunya saja.

Aigner, brand asal Jerman yang terkenal akan produk kulitnya ini tergelitik untuk bernostalgia dengan desainer penyabet lima piala Coty Fashion Critics Award itu.

Koleksi tas yang ditawarkan pada peragaan koleksi musim ini di Milan beberapa waktu lalu terdiri dari enam seri. Kisaran warna hitam, merah tua, biru, kuning, ebony, cognag, bougainville, dan rose, membuat koleksi tas ini mudah dipadupadankan dengan warna busana apa saja, mulai dari gelap hingga terang.

Seri Etienne merupakan perpaduan unik doctor’s bag dan pelana kuda. Material calrskin, soft buffalo, pony, ostrich, suee dan patent leather terlihat mewah. Salah satunya yang berwarna silver, dilengkapi dengan ornamen metal stud di perkuatannya.

Ruang di dalam tas yang lapang tanpa sekat dapat memuat 1001 barang sehari-hari, tapi rasanya tak salah juga jika Anda mengajaknya clubbing di malam hari.

Bentuk yang tipis, slender dengan pengait berbentuk tapal kuda yang menjadi ciri Aigner kini tak lagi terlihat membosankan. Model tas yang disandang di bahu dan jatuh tepat di bawah pangkal lengan ini bernama Gloria. Bulu berang-berang dan buckskin lembut membuatnya tampak chic, apalagi dengan warna kuning yang mengejutkan.

Tak hanya baju saja yang bisa memiliki belt atau ikat pinggang, tas pun tak mau ketinggalan. Tas bernama Stromboli memiliki pengait berbentuk belt yang mengingatkan kita akan karya Halston pada 1970-an.

Kulit nappa dan lek yang dibuat bertekstur kasar seperti kulit pecah menjadikannya unik. Bentuk kasual dengan handle berbentuk tapak kuda keemasan ini dihiasi bulu rubah keabu-abuan. Memberi rasa nyaman dan hangat ketika bersentuhan dengan kulit.

Dua seri lain yang bernama Bianca dan Halston, merupakan model yang paling bersaing dengan tas dari sejumlah brand internasional yang sedang hangat-hangatnya beredar saat ini.

Lekuk yang feminin dan bentuk yang cenderung besar dengan material pilihan berupa croc patterns mungkin dapat menjadi pertimbangan bagi penggemar day bag. Dalam memilih tas, ujung-ujungnya konsumen dihadapkan pada beberapa pertimbangan, seperti kualitas, model, harga, eksklusivitas dan seberapa jauh dan berapa lama tas ini bisa menemani hari-hari pemakainya. [L1]

[ Kirim ke teman ]



Layanan Mobile | RSS | Tentang Kami | Kontak kami
Copyright © 2007-2008 Inilah.com. All rights reserved Inilah.com