Inilah Artis
 
31/08/2008 - 05:15
EKSKLUSIF
Kesombongan VJ Mike
Arief Bayuaji

INILAH.COM, Jakarta - Tidak sulit untuk VJ Mike ketika harus berakting peran apa pun. VJ Mike merasa yakin dan bisa. Selain presenter dan VJ, memang akting sudah menjadi dunianya. Apalagi, kalau harus berperan angkuh dan sombong. Mike bilang, sudah biasa.

"Setelah sempat tidak bisa ikutan audisi pertama film Ketika Cinta Bertasbih kemaren, karena bentrok sama syuting, akhirnya bisa juga saat audisi kedua digelar kali ini," kata Mike Muliardo, petang tadi, di Gedung ESQ TB Simatupang Cilandak Jakarta Selatan.

Harapan VJ MTV kelahiran Jakarta, 19 Oktober 1986 ini tidak terlalu muluk. "Diterima syukur, nggak diterima mungkin karena tidak pas karakternya. Tapi yang pasti, gue merasa Furqon itu bisa gue peranin sesuai dengan novelnya," kata Mike yang mengawali kariernya di dunia akting setelah bermain di sinetron seandainya bareng Ari Wibowo.

Pertama kali ikut audisi membuat Mike yang juga sudah membintangi film Virgin, Detik Terakhir, Darah, Naga Bonar Jadi 2 dan i Love U Om... ini harus menghadapi tantangan. "Baca Al Quran bisa, tapi susahnya saat harus berakting pake bahasa Arab. Lebih baik suruh ngomong pakai bahasa Inggris. Tapi, karena harus berakting, gue berusaha keras. Senangnya setelah ada bantuan dan bimbingan, bisa juga," aku Mike.

Lainnya, Mike ternyata lancar. Tidak sulit baginya, ketika harus berperan sebagai karakter yang sombong. Begitu juga ketika harus menjadi alim ulama yang religi. "akting sombong sudah biasa. Begitu juga saat jadi orang baik. Semuanya kan, akting. Kalau sampai lolos, berarti ini film religi pertama. Kalau sinetron, gue sudah pernah jadi ustad," tutup Mike Muliadro.[L7]