

(Istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Danamon Tbk menunjuk Barclays Capital dan JP Morgan Securities. Tugasnya, jadi penjamin pelaksana emisi obligasi subordinasi US$ 300 juta. Dana itu untuk membiayai lebih awal opsi pelunasan obligasi 2004.
Direktur Bank Danamon Vera Eve Lim mengatakan, saat ini perseroan baru dalam tahap menetapkan daftar pendek (shortlisted) penjamin pelaksana emisi obligasi. Setelah diseleksi, nama pemenang penjamin emisi itu baru diumumkan.
Vera mengatakan, rencana penerbitan obligasi subordinasi senilai US$ 300 juta sudah diajukan ke BI meski belum memastikan struktur surat utang itu.
Obligasi subordinasi biasanya bertenor sampai 10 tahun dengan call option (opsi pelunasan) pada ulang tahun kelima surat utang itu. Jika call option tidak dieksekusi, akan ada tambahan bunga yang harus dibayarkan emiten penerbit obligasi.
Obligasi subordinasi memiliki hak yang sama (paripasu) dengan seluruh utang subordinasi yang telah ada maupun yang akan diterbitkan. Tapi, obligasi subordinasi punya klaim yang lebih rendah (junior claim) dibandingkan dengan klaim kewajiban deposito dan kewajiban lain yang dimiliki oleh bank.
Bank Danamon empat tahun lalu menerbitkan obligasi subordinasi senilai US$ 300 juta dengan bunga 7,65% yang jatuh tempo pada 2014.
Saat penerbitan, surat utang itu mendapat peringkat Ba2 dari lembaga pemeringkat Moody's dan B dari Standard & Poor’s. Berdasarkan data Bloomberg, Bank Danamon bisa melunasi surat utang itu pada 30 Maret tahun depan pada harga 100%.
Vera menjelaskan, penerbitan obligasi rupiah senilai Rp 1,5 triliun dibatalkan. Bank itu akan fokus pada penerbitan obligasi subordinasi dolar.
Awal tahun ini, Bank Danamon menjajaki rencana penerbitan obligasi Rp 1,5 triliun. Bahkan, Bank Danamon telah menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi obligasi, yaitu CIMB-GK Securities Indonesia, ING Bank, dan PT Indo Premier Securities. Menurut rencana semula, bank itu akan menjual obligasi rupiah pada triwulan II 2008.
Laba bersih Bank Danamon tahun ini, tutur Vera, diperkirakan Rp 2,61 triliun dibandingkan dengan perolehan laba bersih pada tahun lalu sebesar Rp 2,11 triliun.
Selanjutnya, pada 2009, perolehan laba bersih Bank Danamon ditargetkan mencapai Rp 3,15 triliun. Pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan kredit pada periode yang sama, yakni mencapai 19% sampai 25%. [I3]
- Inilah Bank Agen Resmi Reksadana!
- Depkeu Lelang SUN Rp 3 T
- BNI Terintegrasi ke ATM Jepang
- Wah! Rupiah Tembus Rp 11.000 Lagi
- Tidak Jalankan PNPM, Tuntut Pemda
- Inilah Realisasi APBNP 2008!
- Wuih! KPK Usik Rekap Bank 1998
- Utang BLBI Tersisa Rp 200 T
- Bunga Bank Turun, Tinggal Tunggu
- Sssst! Menkeu dan BI Datangi KPK
- Wah! Temasek Rugi Besar di Merrill
- Menunggu Penurunan Bunga Bank
- Kasus Sarijaya tak Dongkrak DPK Bank
- 2009, Saatnya Bank Tambah Modal
- Tingginya Minat SBI Perkuat Rupiah