Minggu, 21 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12429.6
 
Ekonomi
 
03/07/2009 - 05:18
Data Pengangguran Muncul, Minyak Anjlok
Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, New York - Harga minyak turun ke level US$ 68 per barel pada perdagangan Kamis (2/7), usai data jumlah pengangguran baik di Amerika Serikat (AS) maupun Eropa meningkat dan mendongkrak nilai tukar dolar AS.

Pada perdagangan di Eropa siang hari, harga acuan minyak untuk kontrak Agustus turun US$ 1,64 menjadi US$ 67,67 per barel di New York Mercantile Exchange.

Hari ini, Depatemen Pekerjaan AS melaporkan data pengangguran hingga 467 ribu untuk bulan Juni, dengan rata-rata naik 9,5% dari 9,4% dibulan Mei lalu, hal ini menimbulkan kekawatiran baru terehadap pemulihan ekonomi.

Analis telah berharap sebelumnya, bahwa jumlah pengangguran akan menurun menjadi 363 ribu untuk bulan Juni 2009.

Sementara itu, pada 16 negara yang menggunakan mata uang Euro, tingkat pengangguran juga meningkat dari 9,3% menjadi 9,5% untuk bulan Mei 2009.

Menurut analisa Barclays Capital, minyak selama Juli-September akan diperdagangkan pada level US$ 65-75 per barel, dengan rata-rata US$ 71 per barel dikuartal III dan US$ 76 per barel dikuartal IV 2009.

Sementara pada perdagangan Nymex, harga gasolin untuk Agustus turun 4,54 sen menjadi US$ 1,81 per galon, harga heating oil turun 3,52 sen menjadi US$ 1,73, dan harga gas alam untuk kontrak Agustus turun 7,5 sen menjadi US$ 3,72 per 1000 kaki kubik.

Di London, harga Brent North Sea jatuh ke US$ 67,42 per barel atau US$ 1,37 pada perdagangan di ICE Futures. [mre/cms]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !