Senin, 22 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12429.6
 
Ekonomi
 
03/07/2009 - 16:45
TLKM, ISAT Dukung IHSG Akhir Pekan
Asteria

(Foto/ Bayu Suta)

INILAH.COM, Jakarta – Akhir pekan ini, bursa berhasil bertahan di area positif. Sentimen positif berasal dari penguatan sektor infrastruktur dan pemangkasan BI rate yang sesuai ekspektasi. Namun, profit taking saham PT Bumi Resources (BUMI) menghambat penguatan bursa.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (3/7) ditutup menguat tipis 9,549 poin (0,46%) ke level 2.075,302, indeks LQ 45 naik 2,726 poin (0,68%) ke level 404,834 dan indeks JII naik 1,03% menjadi 332.65.

Setelah sempat dibuka melemah 1,14% ke level 2.042, indeks saham bergerak naik dan bertengger di angka 2.058 pada sesi siang. Berlanjutnya aksi beli investor berhasil menahan IHSG di area positif hingga ditutup di angka 2.075.

"Indeks berhasil menguat karena terdorong keputusan BI yang kembali menurunkan suku bunga acuannya," kata Budi Ruseno, analis dari Bhakti securities.

Bank Indonesia (BI) dalam RDG (Rapat Dewan Gubernur) siang ini memutuskan untuk menurunkan BI rate 25 basis poin menjadi 6,75%. Keputusan itu diambil menyusul terkontrolnya laju inflasi bulan Juni dan adanya indikasi perbaikan ekonomi.

Sektor infrastruktur menjadi penopang utama penguatan bursa dengan melonjak 3,3%. Disusul sektor perdagangan yang naik 0,7%, sektor aneka industri dan industri dasar yang menguat masing-masing 0,5% dan 0,02%. Sedangkan saham tambang mencatatkan pelemahan terbesar, diikuti konsumer, perkebunan dan properti.

Penguatan bursa dipimpin sektor telekomunikasi yaitu Indosat (ISAT) yang melesat Rp300 (5.76%) menjadi Rp5.500 dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang melonjak Rp400 (4,87%) menjadi Rp8.600/unit. Namun koreksi yang terjadi pada BUMI menjadi penghambat penguatan bursa. Emiten batubara ini anjlok 40 poin (2,17%) ke level Rp1.800 namun tercatat sebagai saham teraktif diperdagangkan.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia relatif sepi dengan volume perdagangan 4,179 miliar saham senilai Rp2,637 triliun dengan frekuensi 68.530 kali. Pelaku pasar tampaknya menanti terselenggaranya pemilu presiden pekan depan. Tercatat sebanyak 82 saham naik, 93 saham turun, dan 65 saham stagnan.

Sejumlah emiten yang mengalami penguatan terbesar antara lain PT Semen Gresik (SMGR) naik Rp200 menjadi Rp5.250, PT Astra International (ASII) naik Rp200 menjadi Rp23.450, PT Indika Energi (INDY) naik Rp150 menjadi Rp2.450, United Tractor (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp10.050, PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP) naik Rp150 menjadi Rp6.000 dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp50 menjadi Rp6.650.

Sedangkan beberapa emiten yang melemah antara lain PT Petrosea (PTRO) turun Rp250 menjadi Rp9.700, PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp250 menjadi Rp7.200, PT SMART (SMAR) turun Rp200 menjadi Rp3.125, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp150 menjadi Rp19.550, PT Bank Central Asia (BBCA) turun Rp100 menjadi Rp3.625 dan PT Bank Danamon (BDMN) turun Rp50 menjadi Rp4.525.

Saham regional terpantau bergerak mixed di penghujung pekan ini. Bursa Tokyo melemah mengikuti penurunan di Wall Street. Saham sektor perkapalan dan komoditas anjlok menyusul ketidakpastian prospek pemulihan ekonomi global. Indeks Nikkei jatuh 60.08 poin (0.6%) ke level 9.816,07 dan indeks Topix turun 3.4 poin (0.4%) menjadi 920.62. Sepekan ini Nikkei jatuh 0.6%, namun tetap menguat 11% sejak awal tahun.

Bursa China ditutup menguat untuk hari ketiga perdagangan berturut-turut. Hal ini dipicu kabar bahwa pemerintah akan membatasi lagi penjualan saham yang periode pengunciannya sudah tidak berlaku. Indeks Shanghai Composite naik 0.9% pada 3.088,37 dan untuk sepekan sudah mengalami peningkatan 5.5%. Sedangkan indeks Shenzhen Composite naik 1.4% menjadi 1.000,68.

Demikian juga indeks Kospi di Korea Selatan berakhir naik 8.56 poin (0.6%) menjadi 1.420,04. Penguatan dipicu aksi beli investor asing dan pembelian saham aktif oleh institusi domestik. Ekspektasi adanya perbaikan pendapatan memicu naiknya saham teknologi dan produsen mobil.

Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 25,35 (0,14%) menjadi 18.203,40, dan indeks Straits Times Singapura terkoreksi 21,86 (0,94%) di posisi 2.298,96.

Bursa saham utama Eropa sore ini dibuka menguat. Indeks FTSE 100 di London naik 0,09% menjadi 4.238,22 poin, indeks indeks DAX 30 di Fankfrut naik 0,41% menjadi 4.738,00 poin dan di indeks CAC 40 di Paris naik 0,33% menjadi 3.126,71 poin. [L1]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !