
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak memperbolehkan kader-kadernya untuk melakukan takbiran di jalan raya.
PKS beralasan, arak-arakan takbiran di jalan raya dapat membuat kemacetan dan rawan kecelakaan jika menggunakan mobil bak terbuka dengan penumpangnya melebihi kapasitas.
"Kita takbiran dengan para tetangga tempat di mana kader tinggal. Tidak usah keliling di jalan, bikin macet," kata Humas PKS M. Mabruri kepada INILAH.COM, Selasa (30/9).
Mabruri mengatakan bahwa takbir bersama masyarakat sekitar merupakan salah satu langkah nyata dari Gerakan Nasional Peduli Tetangga yang diluncurkan pada awal bulan Ramadan.
Dengan program ini, ujarnya, PKS secara konsisten melayani masyarakat sehingga dapat menimbulkan semangat gotong royong dalam menanggung beban bersama.
"Gerakan ini akan terus berlanjut sampai Pemilu 2009," katanya.
Di samping itu, dengan adanya program ini, tutur Mabruri, dapat mencegah terjadinya tindakan kriminalitas seperti pencurian.
Dengan banyaknya warga yang mudik meninggalkan rumah, Mabruri mengatakan kader-kader PKS dapat mengecek dan melihat keadaan rumah tetangganya yang pulang kampung itu.
"Kalau pulang semuanya, siapa dong yang menjaga rumah tetangganya. Jangan sampai ada maling," katanya. [L2]
- Soal Kabinet Ahli, Akankah Mengecewakan Publik?
- Mega atau SBY Menggantung?
- Kuasai Golkar, Ical Ogah Jadi Menteri?
- Khofifah Jadi Pengurus Golkar?
- Aburizal Mencetak Sejarah Golkar
- Ical Menggenggam Kursi Ketum Golkar
- Paloh Ketua Umum, Golkar Oposisi?
- JK: Tak Ada Penundaan Munas Golkar!
- 'Koalisi' SBY-TK Terjegal Mega?
- Bima Arya: Ketua DPD Sebaiknya Muda
- Ginandjar Prediksi Pemilihan Ketua DPD Seru
- DPR: Tim 5 Seharusnya Konsultasi ke Kami
- Soal Ketua MPR, Hidayat Lebih Layak?
- Kinerja DPR Baru Lebih Baik?
- Bakrie Kuasai Mayoritas Dukungan












