
INILAH.COM, Jakarta - Meski mengaku tidak ada satu pun partai politik yang mendukungnya, aktivis perempuan Ratna Sarumpaet mendeklarasikan diri menjadi capres dalam pilpres 2009.
"Demi Allah, saya memiliki keberanian itu. Sesungguhnya keberanian itulah yang mengerakkan saya, satu-satunya kekuatan yang mendorong saya berdiri disini pada hari Rabu, 23 Juli 2009, menyatakan tekad saya maju sebagai calon Presiden RI 2009-2014," kata Ratna di Jakarta Rabu (23/7) malam.
"Memang untuk menjadi presiden butuh parpol. Apa itu parpol? terlalu dini untuk mengatakan apa itu. Ditengah merosotnya kepercayaan masyarakat terhadap parpol-parpol, tapi pasti ada suatu parpol yang masih bersih," ujar Ratna berharap.
Ratna mengaku mempunyai visi misi yang akan dijalankan apabila rakyat memilihnya menjadi presiden nanti. Salah satunya di bidang pendidikan, bagaimana pendidikan ini dapat dikelola sehingga anak-anak bangsa ini tumbuh sebagai anak-anak yang memiliki budi pekerti, yang mandiri, dan punya harga diri.
"Kami mengajak agen-agen perubahan untuk membangun bangsa ini agar mandiri dan punya harga diri," ucap Ratna yang disambut tepuk tangan para hadirin.[L6]
- SBY Buka Muktamar NU, Makassar Steril Demo
- Ulama Dunia Numplek di Makassar
- Ical: Burnap Kelihatan Muda & Gembira Terus
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
- Selain Burnap, Golkar Kehilangan 2 Kader Lagi
- Hatta: Burnap Politisi yang Tangguh
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
- Pesawat Pribadi JK Terbangkan Jenazah Burnap ke Medan
- Polisi Bekuk Pengangguran Saat Transaksi Sabu,
- Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century
- JK Layat Jenazah Burnap di Rumah Duka
- 'Perang' Baliho di Arena Muktamar NU
Kurs BI :












