BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Jakarta - Malik Haromain, Sekjen Gerakan Pemuda Anshor membantah adanya pengerahan massa pihaknya ke PN Jakarta Pusat, Kamis (25/9) lalu, di mana terjadi bentrokan antara AKKBB dengan FPI. Karena itu, jika ada massa yang mengatasnamakan Banser dianggapnya gerakan liar.
Malik menyatakan, GP Anshor tidak pernah menginstruksikan anggotanya untuk berunjukrasa di PN Jakarta Pusat. Sebab, jika mengadakan aksi, GP Anshor selalu memakai surat resmi untuk memobilisasi massa
“GP Anshor masih di bawah kendali ketua umun GP Anshor, tidak ada dibawah atas nama pimpinan Gus Nuril. Dan itu tidak benar. Itu Anshor liar,” tegasnya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu, (28/9).
Karena itu, Malik mengimbau GP Anshor agar tidak terpancing provokasi kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan organisasi underbow Nahdlatul Ulama itu. “Polisi jangan memberikan ruang gerak terhadap AKKBB dan FPI untuk membuka ruang kekerasan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat itu massa FPI terlibat bentrokan dengan massa AKBB yang mengenakan pakaian bertuliskan ‘Banser Gus Nuril’. Panglima Pasukan Berani Mati yang membela saat Abdurrahman Wahid akan dilengserkan sebagai Presiden ini, bahkan berencana akan membawa anak buahnya ke Jakarta pada 12 Oktober mendatang.
Alasan Nuril membela M Guntur Romly karena dia merupakan pengurus NU di Mesir sebanyak dua periode. Sehingga, Banser berkewajiban menjaganya dan mengamankan selembar rambutnya pun jangan sampai jatuh. [R2]
[ Kirim ke teman ]