
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(pks.sejahtera.co.id)
INILAH.COM, Jakarta – Program Gerakan Peduli Tetangga yang dicanangkan PKS dinilai belum efektif untuk menarik simpati masyarakat. Berdasarkan hasil survei, target perolehan suara ternyata tidak tercapai melalui program ini.
"Dari evaluasi Gerakan Nasional Peduli Tetangga belum efektif. Sosialisasi ke daerah-daerah kurang," kata Humas PKS Ahmad Mabruri, kepada INILAH.COM, Rabu malam (8/10).
Padahal, lanjut Mabruri, PKS sudah berusaha mengenjot program ini dengan langkah-langkah yang nyata. Salah satunya, dengan melarang kadernya konvoi pada malam takbiran. Program ini, menurutnya, juga dapat mencegah terjadinya tindakan kriminalitas.
"Dengan banyaknya warga yang mudik meninggalkan rumah, kader-kader PKS dapat mengecek dan melihat keadaan rumah tetangganya yang pulang kampung itu," jelasnya.
Penyebab belum maksimalnya program yang dicanangkan sejak awal Ramadan itu, menurutnya, karena pengurus di DPD maupun DPC sedang sibuk mengurusi daftar caleg. Sehingga program itu belum diaktifkan sampai akhir Desember.
Selain itu, berdasarkan hasil survei, program ini ternyata tidak signifikan mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2009. "Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia, PKS masih mendapatkan suara 7%. Padahal target kita 20%," katanya. [R2]
- HIPMI Pertegas Komitmen Industri Kecil
- Hatta Kukuhkan Pengurus DPP PAN 2010-2015
- Hatta: Demokrasi Kehilangan Makna
- Panser Mogok, Tol Jagorawi Macet Total
- Tolak PHK, Pers Tuntut Kebebasan Berserikat
- PPATK Cek Rekening Hatta Radjasa
- Kwik: Ragukan Data BPK, Parpol Dapat Tekanan
- Cetak Pemimpin Muda, HIPMI Gandeng Lemhanas
- AEPI, Lonceng Keruntuhan Mafia Berkeley
- Sukardi: Pansus Century Hanya Alat Tawar
- Dilupakan PAN, SB Getol Digilir Parpol
- Prabowo Pecat Desmon Jadi Sekretaris F Gerindra
- Posisi Politik Boediono-Sri Mulyani Sulit Selamat
- Lantik Pengurus Baru, PAN Lupakan SB
- Golkar: Kami Bisa Disambit!












