
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(ist)
INILAH.COM, Jakarta - Ibarat permainan sepakbola, JK bisa jadi merupakan man of the match. JK tampil paling habis-habisan ketimbang kedua rivalnya yakni Mega dan SBY. Semua bola alias isu bisa dimainkan JK.
"Ibarat main bola, JK tampil habis-habisan," ujar pengamat politik dan sosiolog UI Imam B Prasodjo saat berbincang dengan INILAH.COM di Jakarta, Jumat (3/7).
Isu-isu yang dimainkan oleh JK pun, lanjut Imam, sangat strategis. Seperti sindiran terhadap iklan pilpres gerakan satu putaran (gestapu) yang diwacanakan kubu SBY. Begitu juga dengan isu rasialis yang sedang menerpa JK bahwa orang Sulsel belum saatnya memimpin bangsa.
"Dalam masa kampanye saat ini para kandidat akan berupaya manfaatkan the last minute supaya maksimal. Itu wajar. Itu bila didiskusikan secara proporsial mungkin tak begitu tadi malam, akan lebih bagus. Itu isu strategis. Tak ada cara lain," pungkas Imam. [ikl/sss]
- Pengadilan Tipikor Berwenang Adili Udju Djuhaeri
- Siapapun Ketum Demokrat tak Lepas Dari Bayangan SBY
- Cyrus: Rp25 M itu Milik Andi Kosasih
- Said Agil Sindir Spanduk Gus Sholah
- Anas dan Andi Bersaing Jadi Ketum Partai Demokrat
- Susno Dituding Punya 6 Rumah Mewah
- Soal Palestina, NU Ogah Tiru PKS
- Polemik di Polri, SBY Harus Panggil Kapolri dan Susno
- DPC-DPD Demokrat Desak PKS Dikeluarkan Dari Koalisi
- Lily: Muhaimin Tak Mau PKB Islah
- SBY Jelaskan Langkah Pemerintah Soal Century
- Guru Berkelahi, UN di Kupang Molor
- Susno Ngaku Jadi Tamu di Mabes Polri
- Lily Wahid: Muhaimin tak Tahu Terima Kasih!
- Bibit Persilakan Anaknya Diproses Hukum












