
INILAH.COM, Jakarta - Ucapan Andi Mallarangeng soal orang Bugis belum saatnya jadi presiden menyakitkan. Ada baiknya masyarakat Indonesia mewaspadai politik adu domba Mallarangeng bersaudara.
"Mari kita sama mewaspadai politik adu domba yang sedang mewabah yang dibawa Mallarangeng bersaudara itu," ujar Pendiri JK for President, Zainal Bintang kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (3/7).
Khusus untuk Jusuf Kalla, kata Bintang, sebaiknya memaafkan pernyataan anggota Tim Kamnas SBY-Boediono itu. Andi dianggap sebagai ucapan anak muda yang baru berpolitik dengan penuh semangat.
Dengan cara itu, JK akan terlihat sebagai negarawan yang tangguh. Karena tidak mudah terpancing jadi emosional oleh ucapan anak muda yang baru berpolitik itu.
"Sebagai sesepuh Sulsel, JK seyogianya dapat segera mencegah perpecahan sesama warga Sulsel di manapun mereka berada. Sekaligus mencegah pembonceng gelap yang mau menggeser kasus tersebut ke wilayah konflik horizontal dan berbau primordial yang berdimensi politik," imbuh Ketua DPP Golkar itu. [mut/ana]
- Burnap di Mata Putra Bungsunya
- SBY Buka Muktamar NU, Makassar Steril Demo
- Ulama Dunia Numplek di Makassar
- Ical: Burnap Kelihatan Muda & Gembira Terus
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
- Selain Burnap, Golkar Kehilangan 2 Kader Lagi
- Hatta: Burnap Politisi yang Tangguh
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
- Pesawat Pribadi JK Terbangkan Jenazah Burnap ke Medan
- Polisi Bekuk Pengangguran Saat Transaksi Sabu,
- Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century
- JK Layat Jenazah Burnap di Rumah Duka
Kurs BI :












