

(inilah.com/Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta - Kontribusi capres Jusuf Kalla terhadap perdamaian di daerah-daerah konflik di Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Atas dasar itu, JK diganjar sebagai 'Tokoh Perdamaian dan Persatuan Bangsa'.
"Kami memitipkan amanah dan menitipkan suara-suara kami untuk digunakan dalam membangun bangsa ini," kata Ketua Forum Nasional Arab Indonesia Yahya Al Katirin, di Jakarta, Jumat (3/7).
Menurut Yahya, Forum Nasional Arab Indonesia bersepakan memilih pemimpin yang egaliter, jujur dan dekat kepada rakyatnya. Mendapatkan penghargaan tersebut, JK mengucapkan terima kasih telah diberikan kepercayaan sebagai 'Tokoh perdamaian dan persatuan Bangsa.
Capres yang diusung Partai Golkar dan Hanura ini, berjanji bersama dengan cawapres Wiranto akan berkerja keras membangun bangsa. "Saya dan Pak Wiranto di sini tidak mencari kepentingan pribadi dan kemuliaan. Tapi saya mencari kemulian dan kepentingan untuk bangsa," tutur JK.
JK yang juga Wakil Presiden ini mengatakan, dirinya tidak pernah membeda-bedakan suku apapun. Baik itu Arab, Bugis dan Batak. "Saya tidak pernah mendengar orang Arab itu non pribumi. Kita ini tidak ada lahir dari keturunan apapun, tapi kita ini bangsa Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya sekitar 100 orang perwakilan Federasi Serikat Pekerja Farmasi Dan Kesehatan Reformasi juga datang menemui JK di Posko Slipi II, Jl Ki Mangunsakoro untuk memberikan dukungan.
"Kami mendukung pasangan nusantara sebagai capres Jusuf Kalla dan cawapres Wiranto untuk menjadi presiden dan wakil presiden periode 2009-2014," ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Farmasi Dan Kesehatan Reformasi Leila Gentjana. [win/jib]
- PKS: UN Harus Diawasi Agar Tak Melenceng
- Ical: Burnap Tak Pernah Tinggalkan Golkar
- Boediono Tak Khawatir Soal UN Bocor
- Robert Tantular Kembali Diperiksa KPK
- DPR: Burnap Selalu Semangat Pimpin Rapat
- Tinjau Kesiapan UN, Boediono Sidak Toilet
- 'Said Aqil, Gus Sholah Nggak Pede Temui SBY'
- Jenazah Burnap Tiba di DPR
- PKS Akui Dukungan ke SBY Pecah
- Wapres Boediono Cek Kesiapan UN di SMA 70 Jakarta
- Burnap di Mata Putra Bungsunya
- SBY Buka Muktamar NU, Makassar Steril Demo
- Ulama Dunia Numplek di Makassar
- Ical: Burnap Kelihatan Muda & Gembira Terus
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
Kurs BI :












