
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com /Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta - Seolah ingin menepis isu SARA yang belakangan disuarakan Mallarangeng bersaudara, kampanye SBY menampilkan tarian-tarian dari berbagai daerah. Semua budaya dari berbagai suku menghibur massa pendukung SBY-Boediono yang jumlahnya puluhan ribu orang.
Para penari dari berbagai suku budaya di Indonesia itu secara bergantian melenggak-lenggok di atas panggung megah bernuansa hitam dan putih itu. Mulai dari tarian daerah Sumatera, Jawa, Sunda, Sulawesi, Kalimantan, Bali hingga Papua.
Pantauan INILAH.COM di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Sabtu (4/7), tidak hanya tarian dari berbagai daerah itu yang ditampilkan dalam kampanye SBY. Namun, alunan lagu daerah juga mengiringi para penari melenggak-lenggokan badannya.
Sebelumnya, saat tiba di ruang VIP Gelora Bung Karno, SBY yang didampingi Boediono mengenaan baju seragam berwarna putih langsung disambut teriakan 'Lanjutkan!' oleh para pendukungnya. SBY dan Boediono langsung disambut lagu Indonesia Raya yang dibawakan oleh penyanyi Rio Febrian.
Namun, saat sajian tarian berbagai daerah itu ditampilkan, terlihat sejumlah massa SBY perlahan meninggalkan stadion utama senayan. Suasana gegap gempita yang tadinya ramai pun berubah menjadi agak lowong. [mut/sss]
- Indonesia-Malaysia Gelar Latgab Militer
- Aset Mantan Pemilik Century Merosot Rp9 T
- MUI: Masjid Hadap Barat Tak Salah Kiblat
- Ratusan Tokoh Lepas Burnap di Medan
- Gus Solah: Tidak Benar SBY Gak Suka pada Saya
- Pisau Mata Dua Pertemuan Cikeas
- Inilah Opsi SBY Untuk Nasabah Antaboga
- SBY Panggil Calon Ketum PBNU, Indepedensi Terancam
- Sikap SBY: Tolak Nonaktifkan Boediono-Sri Mulyani
- Pengadilan Tipikor Berwenang Adili Udju Djuhaeri
- Siapapun Ketum Demokrat tak Lepas Dari Bayangan SBY
- Cyrus: Rp25 M itu Milik Andi Kosasih
- Said Agil Sindir Spanduk Gus Sholah
- Anas dan Andi Bersaing Jadi Ketum Partai Demokrat
- Susno Dituding Punya 6 Rumah Mewah












