

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta - Bak mematahkan jargon JK-Wiranto 'lebih cepat lebih baik', cawapres Boediono mengingatkan, pemerintahan yang tangkas tidak cukup kalau tidak seksama. Kepemimpinan yang efektif itu jangan yang tangkas tapi asal terobos.
"Seksama saja tidak cukup, kita harus tangkas. Tangkas saja tidak cukup, kita harus seksama. Itulah kepemimpinan yang efektif, bukan kepemimpinan yang asal terobos dan asal jadi," ujar Boediono dalam kampanye akbar SBY-Boediono di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7).
Boediono mengatakan, membangun kembali Indonesia adalah dengan perilaku kerja yang keras, tekun, dan semangat. Selain itu dengan kesadaran kekuatan seluruh rakyat.
"Indonesia berhasil bila kita kerja keras dan semangat, naskah proklamasi, yaitu dengan cara seksama dengan tempo yang sesingkat-singkatnya," kata Boediono sambil membaca teks.
Menurut mantan Gubernur BI ini, seluruh pendukung SBY-Boediono bila kalah tidak akan memusuhi yang menang. Rakyat sudah sangat arif dan bijak dalam memilih pemimpin. Rakyat menjaga kedaulatannya karena menolak untuk dibeli.
"Rakyat mempertahankan kecedasannya karena menghindari janji-janji yang muluk. Pasangan SBY-Boediono sangat memahami hal itu. Kami tak mau memberi janji yang berlebihan, cita-cita kami tidak mau menjual mimpi," tandasnya. [ikl/sss]
- PKS Bakar Bendera Israel Terbesar di Indonesia
- Kompolnas: Susno Cemarkan Nama Baik Polri!
- Susno Diperiksa Propam, Mabes Polri Didemo
- Susno Diperiksa Propam Mabes Polri
- PKS Minta Saat UN Siswa dan Guru Tak Bawa HP
- HNW Nilai Burnap Ajarkan Demokrasi di DPR
- PKS: UN Harus Diawasi Agar Tak Melenceng
- Ical: Burnap Tak Pernah Tinggalkan Golkar
- Boediono Tak Khawatir Soal UN Bocor
- Robert Tantular Kembali Diperiksa KPK
- DPR: Burnap Selalu Semangat Pimpin Rapat
- Tinjau Kesiapan UN, Boediono Sidak Toilet
- 'Said Aqil, Gus Sholah Nggak Pede Temui SBY'
- Jenazah Burnap Tiba di DPR
- PKS Akui Dukungan ke SBY Pecah
Kurs BI :












