
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta - Kampanye SBY-Boediono yang dihelat di Gelora Bung Karno Senayan tak jauh beda dengan kampanye Mega-Prabowo sebelumnya di GBK juga. Saat SBY dan Boediono berorasi, massa yang tadinya memenuhi GBK kebelet membubarkan diri.
Kerumunan massa yang hendak membubarkan diri meninggalkan GBK itu terlihat di sektor 22 dan 19. Massa yang meninggalkan SBY saat orasi itu mayoritas adalah ibu-ibu yang mengaku lelah sudah hadir sejak pukul 10.00 WIB.
"Dari pagi saya sudah tunggu Pak SBY, tapi kelamaan, mau minum saja susah nggak disediain," keluh salah seorang peserta kampanye Siti Sarah (38) sambil beranjak dari GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7).
Saat massa mulai banyak meninggalkan GBK, panitia buru-buru mencegat dan melarang ibu-ibu yang hendak keluar. "Sabar ya ibu, Pak SBY lagi pidato, 10 menit lagi ya ibu. Kalau ibu pergi, nanti dilihat kamera jadi kelihatan sepi," ujar salah seorang panitia acara.
Namun ibu-ibu yang sudah tidak mau menunggu lagi terus memaksa agar pintu dibuka. "Buka dong! Saya sudah tidak tahan nih. Saya sudah sejak pagi di sini, mau buang air nih, sudah nggak tahan," ketus seorang ibu berjilbab hijau.
Seorang ibu lainnya, ketika ditanya wartawan, mengaku sudah tidak mau lagi menunggu SBY-Boediono selesai berorasi karena dirinya sudah sampai buang air di celana. "Saya sudah tidak tahan lagi, Mas. Ke pintu kiri disuruh ke kanan, ke pintu kanan disuruh ke kiri. Sampai-sampai celana saya sudah basah nih," cetus Maysaroh (50) blak-blakan.
Meski sudah diprotes massa, panitia acara tetap menahan untuk tidak boleh meninggalkan arena GBK. Namun massa yang tadinya memenuhi hampir setengah lapangan terlihat sudah meninggalkan tempat SBY-Boediono menggelar kampanye terakhirnya itu dan menyisakan tumpukan sampah. [mut/sss]
- MUI: Masjid Hadap Barat Tak Salah Kiblat
- Ratusan Tokoh Lepas Burnap di Medan
- Gus Solah: Tidak Benar SBY Gak Suka pada Saya
- Pisau Mata Dua Pertemuan Cikeas
- Inilah Opsi SBY Untuk Nasabah Antaboga
- SBY Panggil Calon Ketum PBNU, Indepedensi Terancam
- Sikap SBY: Tolak Nonaktifkan Boediono-Sri Mulyani
- Pengadilan Tipikor Berwenang Adili Udju Djuhaeri
- Siapapun Ketum Demokrat tak Lepas Dari Bayangan SBY
- Cyrus: Rp25 M itu Milik Andi Kosasih
- Said Agil Sindir Spanduk Gus Sholah
- Anas dan Andi Bersaing Jadi Ketum Partai Demokrat
- Susno Dituding Punya 6 Rumah Mewah
- Soal Palestina, NU Ogah Tiru PKS
- Polemik di Polri, SBY Harus Panggil Kapolri dan Susno












