
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com /Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - Meskipun anggota timkamnas SBY-Boediono, Rizal Mallarangeng, menolak berdamai dengan tabloid Indonesia Monitor (IM), namun ia tetap bersedia hadir jika diundang dalam sidang Dewan Pers. Rizal sebelumnya menyebut IM sebagai media comberan.
"Saya siap hadir. Pengelola tabloid itu juga harus evaluasi dan segera memperbaiki diri," kata Rizal di Jakarta, Sabtu (4/7).
Rizal mengatakan, tabloid itu telah menyebarkan berita tidak benar, misalnya memberitakan secara besar-besaran bahwa Herawati, istri Boediono, beragama Katolik. Padahal, faktanya Herawati seorang muslim.
Sebelumnya pada Jumat 3 Juli, Pimpinan Redaksi IM Mulia Siregar melaporkan Rizal ke Dewan Pers terkait pernyataannya di televisi yang mengatakan media tersebut adalah comberan dan koran kuning.
Pihak Tabloid Monitor menyatakan tidak terkait dengan penyebaran kertas selebaran kampanye hitam yang berisi wawancara Tabloid Monitor dengan Habib Husein Alhabsy di edisi 49 Juni 2009.
Mulia menegaskan, berita hasil wawancara yang difotokopi tersebut dibagi-bagikan oleh Adi Zein Ginting, bukan oleh pihak Monitor.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara mengatakan, pemanggilan terhadap Rizal merupakan usaha Dewan memediasi Rizal dan Tabloid Monitor. Sedangkan anggota Dewan Pers Abdullah Alamudi menjelaskan, dalam UU Pers tidak ada definisi media comberan (gutter paper), istilah tersebut dikenal dalam jurnalistik sebagai media yang hanya menyiarkan gosip tanpa verifikasi. [*/sss]
- Said Agil Sindir Spanduk Gus Sholah
- Anas dan Andi Bersaing Jadi Ketum Partai Demokrat
- Susno Dituding Punya 6 Rumah Mewah
- Soal Palestina, NU Ogah Tiru PKS
- Polemik di Polri, SBY Harus Panggil Kapolri dan Susno
- DPC-DPD Demokrat Desak PKS Dikeluarkan Dari Koalisi
- Lily: Muhaimin Tak Mau PKB Islah
- SBY Jelaskan Langkah Pemerintah Soal Century
- Guru Berkelahi, UN di Kupang Molor
- Susno Ngaku Jadi Tamu di Mabes Polri
- Lily Wahid: Muhaimin tak Tahu Terima Kasih!
- Bibit Persilakan Anaknya Diproses Hukum
- Boediono Imbau Pemda Bentuk UKP4
- PD Sudah Lama Ingin Koalisi dengan PDIP
- Ulil Abshar-Abdalla Sebut Dirinya Gus Dur Muda












