

INILAH.COM, Jakarta - Parpol yang jagoannya kalah di Pilpres mulai memutar rencana, salah satunya Golkar yang belum memastikan akan melanjutkan Koalisi Besar atau tidak. Sementara Gerinda tetap komit dengan koalisi yang dibentuknya bersama PDIP, Golkar, dan Hanura.
"Koalisi ini akan berlanjut di parlemen karena anggota koalisi sudah menandatangani kesepakatan untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah," kata Ketua DPP Gerindra Sjukrianto Yulia, di Jakarta, Sabtu (11/7).
Ia mengatakan, meski hanya memiliki 26 kursi di DPR bukan berarti menjadi hambatan bagi Gerindra untuk konsisten dalam menyuarakan kepentingan rakyat. Dalam posisi apapun, Partai Gerindra akan terus berupaya mengimbangi kekuatan pemerintahan, meski jumlah kursi di parlemen sangat menentukan.
"Kita juga akan melihat baik buruknya. Kalau ada tawaran itu, apakah menguntungkan bagi kepentingan bangsa dan negara atau justru merugikan," ujarnya
Hanya saja, katanya, apabila semua partai berkoalisi, siapa lagi yang akan menjadi kekuatan penyeimbang. Ia mengatakan, koalisi besar yang sudah digalang dengan partai-partai lain sebelumnya akan tetap berlanjut.
Koalisi besar Gerindra dengan Golkar, PDIP, dan Hanura, dibangun memang untuk kekuatan penyeimbang bagi koalisi Demokrat dengan 23 mitra koalisinya. [*/ana]
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
- Selain Burnap, Golkar Kehilangan 2 Kader Lagi
- Hatta: Burnap Politisi yang Tangguh
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
- Pesawat Pribadi JK Terbangkan Jenazah Burnap ke Medan
- Polisi Bekuk Pengangguran Saat Transaksi Sabu,
- Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century
- JK Layat Jenazah Burnap di Rumah Duka
- 'Perang' Baliho di Arena Muktamar NU
- Jenazah Burnap Diterbangkan ke Medan Senin Pagi
- Tolak Fatwa Haram Rokok Petani Bakar Tembakau
- NU Jatim: Antara Gus Solah dan Ahmad Bagja
Kurs BI :












