
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(reuters)
INILAH.COM, Jakarta - Peneliti telah menemukan ribuan spesies yang belum pernah diketahui sebelumnya. Binatang ini hidup dari belerang dan metana atau memecah minyak.
Sebanyak 17.650 spesies yang menakjubkan berhasil diungkap. Penemuan makhluk aneh itu melalui kamera yang diderek jauh di dasar laut, sonar dan teknologi lainnya.
Makhluk aneh itu terdiri dari kepiting hingga udang cacing yang hidup di dunia dingin dan gelap, 5 km di bawah ombak laut.
Kebanyakan dari makhluk-makhluk ini beradaptasi dari makanan dari kotoran yang berasal dari lapisan atas yang diterangi matahari.
Sementara yang lain hidup dari belerang dan metana, atau bakteri yang memecah minyak, atau dari tulang-tulang paus yang mati tenggelam dan makanan tidak masuk akal lainnya.
Para ilmuwan telah menginventarisasi sekitar 17.650 spesies yang hidup lebih dalam dari 200 meter, di tepi kegelapan, di mana sinar matahari tidak lagi menembus. Jumlah ini termasuk 5.722 spesies di kedalaman 1.000 meter.
"Biasanya kedalaman laut dipandang sebagai sesuatu yang dianggap terlalu jauh, seperti sebuah lubang, padang pasir, gurun, tetapi apa yang kita temukan dalam pekerjaan kita adalah bahwa terdapat keragaman spesies yang luar biasa di sana, sering kali dengan adaptasi yang kita belum kita mengerti,” kata peneliti Robert Carney dari Louisiana State University, pemimpin bersama Continental Margin Ekosistem.[ito]
- Terciptakan! Jam Paling Akurat di Dunia
- Ditemukan, Ribuan Jejak Dinosaurus
- Titik Matahari Akan Picu Badai Api
- Radar Buatan RI Perlu Dijadikan Permanen
- Astronot Korea Bawa Makanan Tradisional
- Ilmuwan Pecahkan Rahasia Lari Sperma
- Pemilik Kucing Lebih Pintar dari Pemilik Anjing
- Ledakan Big Bang Ungkap Misteri Partikel
- Pemerintah Bukan Pelaksana Pengembang Teknologi
- Ilmuwan Temukan Baterai Plastik Revolusioner
- Terpecahkan, Misteri Jenis Kelamin Tumbuhan
- Tes DNA Ungkap Moyang Charles Darwin
- NASA Umumkan Foto Pluto Paling Dramatis
- Cahaya Api Menakjubkan di Langit Irlandia
- Zaman Es Mini Bukan Karena Krakatau












