Jumat, 19 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12429.6
 
Politik
 
15/10/2009 - 05:06
Vaksin Penghenti Orang Merokok Diteliti
NicVAX
(Istimewa)

INILAH.COM, Beijing - U.S. National Institute on Drug Abuse telah menyediakan dana 10 juta dolar AS bagi penelitian yang mungkin menghasilkan vaksin anti-nikotin.

Baru-baru ini tahap III studi mengenai vaksin baru yang berpotensi, NicVAX, siap diluncurkan oleh satu perusahaan farmasi di Maryland. Studi tersebut dapat menjadi langkah terakhir penelitian jika vaksin itu berhasil, merupakan penyelidikan paling canggih mengenai vaksin penghenti orang merokok.

"Vaksin tersebut dirancang untuk membantu orang berhenti merokok dan tidak merokok lagi. Vaksin itu telah menerima rancangan jalur cepat dari Lembaga Pengawas Obat dan Makanan AS dan telah lolos dari studi pembuktian konsep," kata Direktur Institut tersebut Dr. Nora D. Volkow, Rabu (14/10).

Sejauh ini, tak jaminan bahwa studi itu akan membuktikan bahwa vaksin tersebut berhasil, dan juga tak jelas apakah vaksin itu akan menerima persetujuan federal jika terbukti. Namun para peneliti berharap begitu.

Vaksin itu bekerja dengan membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi ketika mendeteksi nikotin. Para peneliti berusaha membuat ikatan anti-bodi bagi molekul nikotin dan mencegahnya memasuki otak, tempat nikotin memberi perokok rasa yang mereka idamkan.

Hasil studi tersebut masih awal, tapi menunjukkan bahwa perokok yang mengembangkan tingkat tinggi anti-bodi di dalam tubuh mereka sangat mungkin untuk berhenti merokok selamanya. Para peneliti melaporkan nyaris tak ada dampak.

Mereka menduga vaksin itu akan efektif selama enam sampai 12 bulan setelah diberikan. Di Amerika Serikat, pengguna tembakau berkaitan dengan 400.000 kematian per tahun, demikian data statistik. [*/bar]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !