
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) menyesalkan gagalnya PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membeli 14% saham divestasi Newmont.
"Sayang sekali Antam tidak masuk, padahal persediaan dana sudah ada. Saya sendiri sebagai pemegang saham Antam tentu sangat mendambakan agar Antam masuk," kata Menneg BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta, Kamis
(19/11).
Dia melanjutkan, sementara terkait gagalnya Antam masuk konsorsium karena tidak tercapai kesepakatan. "Tidak ada titik temu guna tercapai kesepakatan," jelasnya.
Terkait apakah Menneg BUMN berminat menentukan perusahaan BUMN pengganti Antam, Mustafa menjelaskan sampai hari ini posisinya masih seperti itu. "Kami ingin sekali BUMN pusat bisa ikut dalam pembelian
saham, sayangnya tidak tercapai," katanya. [cms]
- Minyak Asia Jatuh Dekati Level US$80
- DPR: Jangan Gegabah Menghapus Subsidi BBM & Listrik
- Izin KP dari PJ Aswad ke PT DIMP tak Sah
- BBM Dijual Pakai Harga Non Subsidi
- PGN & PHE ONWJ Suplai Gas 50 BBTU ke PLN
- MESDM Perpanjang Kontrak LNG ke Jepang
- Suplai Gas PHE ONWJ ke PLN Sesuai Kontrak
- Buruh Kilang Balongan Pertamina Tuntut Gaji Rp1,5 Juta
- MESDM Rombak Jajaran Eselon II
- Tarif Komponen RT Tak Disubsidi 4 Tahun Lagi
- Pasokan Gas Pertamina-PGN Bertahan 91 Hari
- Pemerintah Bangun LNG Receiving Terminal di Sumsel & Bali
- RI Tawarkan Bangun LNG Receiving Terminal Korea
- Pemerintah Siapkan Pola Baru
- Pertamina Harus Keluar dari Intervensi












