
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan saham pada perdagangan Selasa (9/2) masih tertekan namun investor sudah berpeluang buy on weakness saham blue chip. IHSG
bergerak di kisaran 2.400-2.500 dengan saham pilihan UNTR, ADRO, BMRI dan BBCA.
Menurut analis saham Panin Securities, Purwoko Sartono, hari ini mulai terlihat kesempatan untuk melakukan buy on weakness terhadap saham bluechip yang turun tajam dalam beberapa hari terakhir. "Kami perkirakan hari ini meski masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional," katanya, kemarin.
IHSG tertekan cukup dalam sebelum akhirnya bergerak menguat menjelang penutupan. Anjloknya indeks didorong oleh wacana reshuffle kabinet yang tengah hangat dibicarakan saat ini. Akan tetapi, reboundnya bursa Eropa berhasil meredam turunnya indeks.
Hal yang sama juga dikatakan analis saham Ciptadana Securities, Syaiful Adrian. Dengan kecenderungan indeks turun terus maka strategi yang dapat dilakukan investor adalah bermain jangka pendek untuk saham blue chip. Sebab ada kemungkinan indeks akan terjun ke level 2.000. "Sebab belum ada sentimen positif yang dapat mengangkat indeks," katanya kepada INILAH.COM kemarin.
Saham yang direkomendasikan Syaiful adalah saham Unted Tractors (UNTR), Adaro Energy (ADRO), Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Central Asia (BBCA). [hid]
- Upaya Bank Sentral Redam Inflasi, Tekan Bursa Asia
- MI Usul Batas KPD Rp5-15 M
- Inilah Daftar 10 Top 'Foreign Buy' Saham
- Fuad: Investor Harus Hati-hati
- Laba Bersih Bank Mandiri Tembus Rp7,16 T
- Kim Eng Securities Lepas 14 Jt Saham GJTL
- Awal Pekan, Tiga Sektor Jatuhkan IHSG
- Matahari Gelar RUPS Independen Jumat Ini
- Laba Bersih SGRO Anjlok 35,89%
- Bapepam Resmi Restui RUPS Independen MPPA
- Tertekan Suku Bunga, IHSG Makin Turun 40,5 Poin
- ITMG Alokasikan 'Capex' US$100 Jt di 2010
- BEI Harap XL Axiata 'Disclosure' Harga Teoritis
- BUMI Tergelincir Kasus Pidana Pajak
- TPIA Bagi Dividen Rp50 per Saham












