

INILAH.COM, Jakarta - Andi Soraya dicap sebagai Miyabi-nya Indonesia oleh Front Pembela Islam (FPI) lantaran terlalu berani dalam beradegan. FPI juga mengutuk Andi karena menantang ormas Islam.
"Andi Soraya itu adalah Miyabi-nya Indonesia. Dia sudah membawa bom teroris nasional," kata seorang ketua FPI, Al Habib Salim bin Umar Al Athos saat mendatangi Gedung Film di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (4/2).
Kedatangan Habib Salim dan FPI ke Gedung Film dalam rangka untuk meminta Lembaga Sensor Film (LSF) menarik film Hantu Puncak Datang Bulan dari seluruh bioskop di tanahair. Selain itu, Habib Salim juga kecewa dengan pernyataan Andi Soraya di sebuah media bahwa ia tidak takut dengan semua ormas Islam terkait keikutsertaannya dalam film Hantu Puncak Datang Bulan.
"Kami datang ke sini karena Andi Soraya bilang dia nggak takut, meski filmnya itu di datangi oleh ormas Islam, khususnya FPI. Di sini juga kami bertanya apakah bener kalau film itu sudah lulus sensor dan disaksikan oleh ormas Islam serta MUI sesuai dengan iklannya," sambung Habib Salim. [fei/mor]
- Joy Tobing Abaikan Restu Nikah dari Orang Tua?
- Ibnu Jamil Bebas Bertanggung Jawab
- Nasib Musisi di Balik Jeruji
- Didin: Almarhum Kang Ebet Broadcaster Semua Kalangan
- 'Beliau Unik, Penuh Cinta!'
- Jenny Rachman dan PARFI Kehilangan Ebet Kadarusman
- Jenny Rachman Hantar Jenazah Ebet ke Pemakaman
- Wafat, Ebet Kadarusman Dimakamkan di Bandung
- Putus Cinta, Ardina Rasty Nikmati Kesendirian
- KD Cemberut Ditanya Soal Pelukan Raul Lemos
- Nikah Tanpa Restu Orangtua, Joy Tobing Coba Berdamai
- Status Janda, KD tak Perlu Izin Menikah dengan Raul
- Joy Tobing Buka Suara tentang Pernikahan dengan Daniel
- Tak Ada Pintu Damai Okie Agustina untuk Pasha
- KD-Raul Lemos Menikah 24 Maret 2010?
Kurs BI :












