
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116
INILAH.COM, Jakarta - Wacana koalisi gajah yang dilontarkan Ketua DPP PDIP Taufiq Kiemas, ditanggapi dengan baik oleh PKS. Karena itu, sudah seharusnya dilakukan kegiatan dialogis untuk menyamakan persepsi.
Ketua Fraksi PKS DPR Mahfudz Siddiq mengaku sangat mengapresiasi pernyataan Taufiq yang menggulirkan kembali wacana itu. "Ya memang kita tidak menutup mata. Kalau mau pemerintahan kuat dan efektif, ya jadinya mau tidak mau harus ada koalisi partai yang berbasis massa kuat," kata Mahfudz kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (26/9).
Mahfudz menjelaskan, selayaknya wacana koalisi tersebut dimulai dengan langkah pendekatan, baik dialogis ataupun lainnya. Dengan pendekatan dialogis tersebut, diharapkan bisa menemukan titik kesepakatan awal untuk langkah koalisi berikutnya.
"Ya saya setuju saja dengan wacana itu. Tapi dengan adanya pandangan awal tentang penyamaan agenda dasar guna pembangunan bangsa dan negara ini, akan lebih baik lagi," ujarnya.
Mahfudz juga mengaku sangat menghargai pernyataan suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang menggolongkan PKS ke dalam kelompok partai besar. "Jadi, intinya ini harus ada tindak lanjut. Tapi kita apresiasi kalau PKS dihitung sebagai partai yang besar," tuturnya.
Lebih lanjut Mahfudz menegaskan, PKS sudah menetapkan langkah koalisi partainya. Hal itu baru akan dilakukan setelah melihat hasil dari Pemilu Legislatif 2009. [R2]
- Bursa Kabinet Kian Liar
- Hatta Rajasa Ketua Umum PAN?
- SBY Tak Muncul, PKS Kecewa
- Menakertrans, Imin atau Jumhur?
- Dana Kampanye SBY-Boediono 'Clear'
- Pemerintahan Baru Hemat Rp 70 Triliun
- SBY Didesak Usut Jual-Beli Kursi Ketua DPRD
- Lebaran, Ajang Rekonsiliasi Nasional PKS
- PDIP-Golkar Gabung, PKS Tak Masalah
- PKS Usik Kesadaran SBY
- PKS Tak Rela Koalisi 'Dirusak' PDIP
- 'Komisioner KPU Wajar Dipolisikan'
- Fatwa Mulai 'Kampanye' Ketua DPD
- PDIP-Gerindra Terjebak Koalisi SBY?
- PKS & PDIP Tak Beda di Mata Demokrat












