

(inilah.com/Abdul Rauf)
INILAH.COM, Jakarta – Koalisi PDIP dengan Partai Golkar tampaknya sudah terbuka lebar. Setidaknya, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP Taufiq Kiemas, Senin (25/8), telah menyatakan wacana itu di acara Silaturahmi Nasional Partai Golkar. Lalu, bagaimana dengan kemungkinan partai moncong putih ini berkoalisi dengan partai Islam?
Taufiq tidak menjawab tegas saat wartawan menanyakan kemungkinan PDIP berkoalisi dengan PKS. Ia hanya menyatakan, pihaknya harus berbicara pada semua pihak yang menjunjung tinggi nasionalisme, kebangsaan, dan menuju negara kesatuan.
"Kita mempersilakan dialog dengan sebaiknya. Sampai mana yang sama dan yang tidak sama. Tidak mungkin kita tidak berbicara," kata suami Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ini, di sela acara Dialog Kebangsaan, di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (26/8).
Wartawan yang tak puas dengan jawaban itu mencoba meminta ketegasan. Namun, ia hanya berujar, "Kita berkoalisi tidak mungkin sendiri. Itu harus bersama-sama. Itu tidak sekali dua kali bertemu."
Saat diminta tanggapan mengenai peluang Ketua MPR Hidayat Nur Wahid untuk mendampingi Megawati sebagai calon wakil presiden, Taufiq menyatakan, pihaknya belum memiliki rencana. "Kita belum sampai ke sana. Itu terlalu jauh. Semua pihak bita berbicara dulu kemungkinannya," tandasnya. [R2]
- Kisruh PKB Diminta Dibahas di Muktamar NU
- Jakmania Tak Akui Suporter yang Rusuh
- Yenny Wahid: Soal PKB Kami 'Manut' PBNU
- HTI: Obama Tak Perbaiki Hubungan Dengan Islam
- Inilah Janji Obama Terhadap Islam
- HMI: KPK Diintervensi Penguasa Soal Century
- Puluhan Kades Tertipu Amplop Kosong Gubernur Bengkulu
- Kejar Umar Patek, Polri Gaet Filipina
- Rumor Koalisi PDIP-Demokrat Kian Santer?
- Bea Cukai Tangkap Kapal Muatan 60 Ton Bahan Peledak
- Mer C Disusupi Teroris?
- FPI Minta Anggotanya yang Diduga Teroris Menyerah
- Polda Metro Gelar Perkara Pelecehan Seks Anand
- Dino : Obama Punya Ikatan Emosional dengan Indonesia
- 120 PAC Dukung Megawati jadi Ketua Umum
Kurs BI :












