
INILAH.COM, Jakarta - Pada Pemilu 2009 mendatang akan diramaikan oleh munculnya artis sebagai calon legislatif, tapi juga akan diwarnai kembalinya pengusaha ke panggung politik.
Itu terlihat dari banyaknya kalangan pebisnis yang masuk dalam jajaran calon legislatif di sejumlah partai politik peserta pemilu.
Tren merangkul pengusaha itu juga dilakukan Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini mengusung Daftar Caleg Sementara (DCS) dengan jumlah 50% dari 675 orang yang telah didaftarkan ke KPU adalah pengusaha.
"Pengusaha kembali ke politik, karena pengusaha punya uang untuk membiayai proyek politik," Kata pengamat politik Fachri Ali melalui perbincangan dengan INILAH.COM, Sabtu (30/8), terkait dengan banyaknya pengusaha yang masuk ke pentas politik.
Fachri mengutarakan, dengan terjunnya pengusaha ke dunia politik belum tentu membuat mereka populer. Hal ini disebabkan karena masuknya mereka ke dunia politik ada unsur judinya. Namun itu tak masalah karena mereka punya dana politik.
"Dari segi finansial mungkin tepat, dari segi popularitas belum tentu," ujarnya.
Dengan ikut sertanya pengusaha dalam pencalegan Partai Golkar, kata Fachri, bukan berarti ideologi partai ini telah berubah, karena partai ini belum merumuskan ideologinya.
"Belum ada ideologi, karena tidak pernah merumuskan ideologi termasuk PDIP tidak punya ideologi, semua parpol itu pragmatis," terangnya.
Fachri menegaskan bahwa Partai Golkar tidak akan jualan nomor urut dengan diusungnya caleg dari kalangan pengusaha.[L2]
- 'Said Aqil, Gus Sholah Nggak Pede Temui SBY'
- Jenazah Burnap Tiba di DPR
- PKS Akui Dukungan ke SBY Pecah
- Wapres Boediono Cek Kesiapan UN di SMA 70 Jakarta
- Burnap di Mata Putra Bungsunya
- SBY Buka Muktamar NU, Makassar Steril Demo
- Ulama Dunia Numplek di Makassar
- Ical: Burnap Kelihatan Muda & Gembira Terus
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
- Selain Burnap, Golkar Kehilangan 2 Kader Lagi
- Hatta: Burnap Politisi yang Tangguh
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
Kurs BI :












