

(inilah.com/Abdul Rauf)
INILAH.COM, Jakarta – Kader PKS diharapkan menjadi negarawan. Sehingga harus banyak melakukan islah dan taat kepada partai. Hal ini untuk menjaga integritas moral, kehormatan partai, dan kemenangan dakwah. Bukan kemenangan pribadi.
"Kita sudah mendesain secara logistik, opini dan teamwork dalam suatu konsolidasi untuk penggalangan dukungan," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam pidato 'Pembekalan Nasional Calon Anggota Dewan PKS 2009-2014', di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (3/9).
Menurutnya, PKS sudah mengetahui peta pemilih di seluruh Indonesia. Sehingga perlu diadakan latihan bagi kader, pembentukan tim pemilihan, dan kunjungan ke daerah yang berupa temu tokoh, kader, serta media. "Kita harus atur napas, lebih cepat bergerak, dan lebih solid," ujarnya.
Saat ini, kata Tifatul, sudah dilakukan penggalangan opini melalui iklan dan kontrak politik antara PKS dengan calon anggota dewan. Sehingga, seluruh aset dakwah menjadi konsep sosialisasi di seluruh Indonesia.
PKS, lanjut Tifatul, mempunyai karakter dan DNA yang unik. Karena partai itu tidak mengandalkan uang dalam Pemilu 2009. "Kalau kita gagal dalam suatu misi, maka orang bisa memafkan kita. Kalau gagal membangun karakter maka orang tidak bisa memaafkan," tandasnya. [R2]
- Boikot SMI, Dorongan untuk Mencari Pengganti
- Bamsoet: Tak Boikot Sri Mulyani, DPR Jilat Lidah Sendiri
- Kisruh PKB Diminta Dibahas di Muktamar NU
- Jakmania Tak Akui Suporter yang Rusuh
- Yenny Wahid: Soal PKB Kami 'Manut' PBNU
- HTI: Obama Tak Perbaiki Hubungan Dengan Islam
- Inilah Janji Obama Terhadap Islam
- HMI: KPK Diintervensi Penguasa Soal Century
- Puluhan Kades Tertipu Amplop Kosong Gubernur Bengkulu
- Kejar Umar Patek, Polri Gaet Filipina
- Rumor Koalisi PDIP-Demokrat Kian Santer?
- Bea Cukai Tangkap Kapal Muatan 60 Ton Bahan Peledak
- Mer C Disusupi Teroris?
- FPI Minta Anggotanya yang Diduga Teroris Menyerah
- Polda Metro Gelar Perkara Pelecehan Seks Anand
Kurs BI :












