

(istimewa)
INILAH.COM, Minnesota - Kandidat Wakil Presiden AS, Sarah Palin, boleh tersenyum mengumumkan putrinya, Bristol, hamil. Tapi, dia sempat kelabakan karena sadar hal tersebut bisa memunculkan kontroversi.
Tabloid National Enquirer menyebutkan Palin, kandidat wapres dari Partai Republik itu, ingin menutup-nutupi kehamilan Bristol, 17 tahun, putrinya itu, sedang hamil. Dia baru membenarkan saat media massa mulai hendak membongkar kabar tersebut.
Enquirer, mengutip sumber yang dekat dengan keluarga Palin, menyatakan Gubernur Alaska itu berupaya kerasa menutup-nutupi kehamilan putrinya. Dia sadar, hal itu bisa saja menjadi nilai minus baginya.
Palin membenarkan kehamilan putrinya hanya beberapa media sudah tahu tentang kabar tersebut. Dan, kabar tersebut potensial menjadi rintangan bagi Paling yang ultra-konservatif itu.
Saat Palin secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Bristol dan bahwa anaknya itu akan menikah dengan pacarnya, sumber tersebut mengungkapkan Sarah bekerja keras agar keduanya menikah sebelum kabar kehamilan itu muncul.
Menurut sumber yang dekat dengan ayah bayi tersebut, Palin sudah mulai merancang sebuah pesta pernikahan kecil-kecilan untuk pasangan remaja itu di Palmer.
"Dia ingin tanggal perkawinan dicocokkan dengan jadwal pengumumpan McCain terhadap dirinya. Tapi, Bristol menolaknya," katanya.
- Sedang Baca Buku, Wartawan Tewas Ditembak
- Ke Tempat Pelacuran
- Skandal Seks Warnai Gereja Katolik
- Tiga Mata-mata AS Dipancung Taliban
- Sekjen PBB Dukung Berdirinya Negara Palestina
- Kereta Termewah India Mulai Meluncur
- China Gelap Gulita Dihantam Badai Pasir
- Jenazah TKI yang Caleg PAN, Dipulangkan
- Lapor Komnas HAM Australia
- Kisah Manusia Tanpa Jenis Kelamin (1)
- Ajak Ngeseks Via Facebook, Kakek Divonis 100 Tahun
- RUU Kesehatan Obama Lebih Penting Ketimbang Jakarta
- Unjuk Rasa Thailand Rugikan Industri Pariwisata
- Cerita Tentang Cewek
- Kunjungan Obama Molor Karena RUU Kesehatan
Kurs BI :












