

(inilah.com/Bayu Suta)
INILAH.COM, Jakarta - Wapres Jusuf Kalla menyatakan keprihatinannya atas produksi beras dalam negeri yang minim dibandingkan dengan negara tetangga. Wapres kemudian meminta Menteri Pertanian untuk menggenjot produksi beras nasional. Kalau tidak, kantor Mentan akan dijual!
Menurut JK, produksi padi Indonesai saat ini hanya 4,8 juta ton per hektar. Sementara di negara lain, menurut JK, produksi berasnya mencapai 7,8 juta ton per hektar. Sebab, kata JK, Thailand mengganti jenis bibitnya lebih baik.
"Kalau kalian tidak bisa naikkan produksi beras untuk stok nasional hingga 2 juta ton maka saya akan jual kantor kalian. Percuma kantornya sebesar Pentagon kalau tidak bisa naikkan produktifitas," ujar Wapres mengulang ancamannya kepada Menteri Pertanian Anton Apriantono.
Hal itu dikatakan dia saat reuni akbar Ikatan Alumni Unhas di gedung Baruga AP Pettarani Unhas, Senin (6/10)
Menurut JK, ancamannya tersebut mendapat respon yang baik. "Setelah Menteri Pertanian menyanggupi, giliran Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menargetkan surplus beras 2 juta ton pada 2009 mendatang," seloroh JK sembari tertawa yang juga disambut grrrr alumni Unhas yang hadir.[L8]
- SBY Buka Muktamar NU, Makassar Steril Demo
- Ulama Dunia Numplek di Makassar
- Ical: Burnap Kelihatan Muda & Gembira Terus
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
- Selain Burnap, Golkar Kehilangan 2 Kader Lagi
- Hatta: Burnap Politisi yang Tangguh
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
- Pesawat Pribadi JK Terbangkan Jenazah Burnap ke Medan
- Polisi Bekuk Pengangguran Saat Transaksi Sabu,
- Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century
- JK Layat Jenazah Burnap di Rumah Duka
- 'Perang' Baliho di Arena Muktamar NU
Kurs BI :












