Senin, 22 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12429.6
 
Politik
 
07/12/2008 - 18:18
MUI: Jangan Ulangi Tragedi Maut Pasuruan!
Edi Junaedi
Tragedi Pasuruan
(inilah.com/Asman)

INILAH.COM, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia mengimbau panitia pembagian kurban Idul Adha 1429 H untuk mengaturnya secara baik. Hal ini, agar tidak mengulang tragedi maut saat pembagian zakat yang dilakukan seorang warga Pasuruan, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

"Untuk pembagian kurban kali ini harus manageable. Karena itu kasus Pasuruan jangan sampai terulang. Jangan sampai makan korban," kata ketua MUI Amidhan saat berbicang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (7/12).

Peristiwa yang terjadi di Pasuruan, menurutnyya diakibatkan oleh kurangnya pengaturan serta pengalaman panitia zakat. Sehingga, MUI dari mulai tingkat nasional, provinsi, sampai daerah tingkat II, terus giat melakukan sosialisasi untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Kita aka gencar terus untuk melakukan sosialisi ke masyarakat, agar bisa mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," ucap Amidhan.

Menurutnya, pendistribusian daging kurban harus terkelola dengan baik. Hal ini, dilakukan agar nilai-nilai ibadah tidak ternodai oleh tindakan yang bisa merugikan bagi golongan masyarakat yang berhak.

"Kita juga harus waspadai para penguntit kupon, agar pendistribusian bisa merata bagi yang berhak," tegasnya.

Tragedi zakat maut pasuruan terjadi pada 15 September lalu. Yakni, saat seorang pengusaha asal Desa Purutrejo, Purworejo, Pasuruan, bernama Syaichon, 47, membagikan zakat tanpa terkoordinasi dengan baik. Korbannya, 21 warga miskin tewas karena saling berebut, terimpit di tengah kerumunan massa. [nuz]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !