

(inilah.com/Asman)
INILAH.COM, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia mengimbau panitia pembagian kurban Idul Adha 1429 H untuk mengaturnya secara baik. Hal ini, agar tidak mengulang tragedi maut saat pembagian zakat yang dilakukan seorang warga Pasuruan, Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.
"Untuk pembagian kurban kali ini harus manageable. Karena itu kasus Pasuruan jangan sampai terulang. Jangan sampai makan korban," kata ketua MUI Amidhan saat berbicang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (7/12).
Peristiwa yang terjadi di Pasuruan, menurutnyya diakibatkan oleh kurangnya pengaturan serta pengalaman panitia zakat. Sehingga, MUI dari mulai tingkat nasional, provinsi, sampai daerah tingkat II, terus giat melakukan sosialisasi untuk mengantisipasi kejadian serupa.
"Kita aka gencar terus untuk melakukan sosialisi ke masyarakat, agar bisa mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan," ucap Amidhan.
Menurutnya, pendistribusian daging kurban harus terkelola dengan baik. Hal ini, dilakukan agar nilai-nilai ibadah tidak ternodai oleh tindakan yang bisa merugikan bagi golongan masyarakat yang berhak.
"Kita juga harus waspadai para penguntit kupon, agar pendistribusian bisa merata bagi yang berhak," tegasnya.
Tragedi zakat maut pasuruan terjadi pada 15 September lalu. Yakni, saat seorang pengusaha asal Desa Purutrejo, Purworejo, Pasuruan, bernama Syaichon, 47, membagikan zakat tanpa terkoordinasi dengan baik. Korbannya, 21 warga miskin tewas karena saling berebut, terimpit di tengah kerumunan massa. [nuz]
- Rumah Warga Siap Disewa Muktamirin
- Untar Bantu Raih ‘Self Esteem’
- Seminar Parenting Bersama Ayah Edy Sukses Besar
- Nyepi untuk Perubahan Politik-Ekonomi
- Andi Arief: Bamsoet Ketakutan
- Ada Udang di Balik Gerakan Antirokok
- Yogya Pikat Wisatawan Lewat Desa Wisata
- Pertuni Rayakan Hari Jadi ke-44
- Dilarang Mangkal di Stasiun Gambir, Ratusan Sopir Aksi Demo
- Baznas Resmikan Program Terbaru BQB
- 'Jual Diri' Lewat Facebook Efektif dan Gratis
- Maulid Nabi Momentum Penyucian Kasus Bank Century
- Puncak Imlek Penuh Haru
- Inilah Puisi Buat Gus Dur yang Dibaca Depan SBY
- Istri-istri Anggota Fraksi Demokrat Gelar Bhaksos
Kurs BI :












