

(inilah.com/ Raya Abdullah)
INILAH.COM, Surabaya – Aspek ideologi sebuah parpol atau tokoh kini tidak menjadi hal yang penting bagi masyarakat dalam Pemilu 2009. Sebab, masyarakat kini lebih mementingkan pembinaan dan pragmatisme.
Hal itu diungkapkan pengamat sosiologi Islam Nur Syam, di Surabaya, Minggu (22/2). Menurutnya, tokoh yang diminati masyarakat secara ideologis saat ini juga sudah tidak ada. "Kecuali dua nama, yakni Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri," ujarnya.
Guru Besar Sosiologi di Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel Surabaya ini menyebut, masyarakat lebih memerlukan pembinaan dibandingkan ideologi. Hal itu berkaitan dengan perjuangan total kader parpol kepada masyarakat dari waktu ke waktu.
"Jadi, parpol ke depan jangan mementingkan aspek ideologis, apakah ideologi kepartaian maupun ideologi ketokohan, melainkan melakukan pembinaan masyarakat sejak awal," katanya.
Apabila ada kader parpol yang mendekati masyarakat saat Pemilu, menurutnya, justru akan mendorong mereka terlibat politik uang dan belum tentu dipilih. "Karena masyarakat akan memilih parpol yang pro rakyat dalam waktu yang lama, bukan hanya mendekati Pemilu," katanya. [*/nuz]
- Ical: Burnap Kelihatan Muda & Gembira Terus
- PDIP DIY Pertahankan Sikap Oposisi
- Selain Burnap, Golkar Kehilangan 2 Kader Lagi
- Hatta: Burnap Politisi yang Tangguh
- Mega Ingatkan Suaminya
- Idrus: Burnap Disemayamkan di DPR Besok Pagi
- 2 Calon Ketum PBNU Diajak SBY Sarapan di Cikeas
- JK: Burnap Konsekuen & Setia kepada Golkar
- Pesawat Pribadi JK Terbangkan Jenazah Burnap ke Medan
- Polisi Bekuk Pengangguran Saat Transaksi Sabu,
- Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century
- JK Layat Jenazah Burnap di Rumah Duka
- 'Perang' Baliho di Arena Muktamar NU
- Jenazah Burnap Diterbangkan ke Medan Senin Pagi
- Tolak Fatwa Haram Rokok Petani Bakar Tembakau
Kurs BI :












