

(inilah.com/ Subekti)
INILAH.COM, Jakarta - Terowongan Casablanca di Jakarta Selatan tidak bisa dilintasi kendaraan akibat dari genangan air setinggi lebih dari 50 cm setelah diguyur hujan selama berjam-jam.
"Tinggi air hingga mencapai lebih dari lutut orang dewasa," kata seorang warga, M Arief (29), di Jakarta, Kamis (5/3).
Arief melihat kemacetan di Terowongan Casablanca di jalur menuju Bendungan Hilir bahkan hingga mencapai daerah di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Hal tersebut mengakibatkan panjang kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di Jalan Casablanca tersebut mencapai sekitar dua kilometer.
Tertutupnya Terowongan Casablanca oleh banjir tersebut juga membuat Arief terpaksa menghindari jalan itu dengan melewati daerah Menteng untuk mencapai tempat kerjanya di Jalan MH Thamrin.
"Kemacetan terjadi di dua sisi jalan, baik yang berasal dari Kampung Melayu maupun yang menuju Kampung Melayu," ujarnya.
Sementara itu, Traffic Management Center (TMC) juga mencatat setidaknya terdapat 33 titik genangan air yang menghambat arus lalu lintas, bahkan beberapa jalan tidak bisa dilintasi oleh sepeda motor.
Sejumlah jalan yang tidak bisa dilintasi sepeda motor antara lain terdapat di depan Universitas Atmajaya dan di Terowongan Semanggi dekat Mapolda Metro Jaya.
Selain itu, terdapat setidaknya tiga buah pohon tumbang yang semuanya terletak di daerah wilayah kotamadya Jakarta Selatan. [*/ana]
- Foto Mesum Oknum PNS Beredar di Cilacap
- Dua Siswi SMA Hamil tak Bisa Ikut Ujian Negara
- Perahu Terbalik di Suramadu, 1 Orang Tewas
- Foto Polwan Bugil Muncul di Facebook
- BMW Ditabrak Galant, Ditabrak Bajaj, 1 Luka
- Pagi Ini, Kader PKS se-Indonesia Demo
- Berenang di Sungai, Zakaria Dililit Ular Piton, Mati
- Setelah 3 Tewas Terpanggang, Pabrik Swallow Terbakar Lagi
- Polisi Buru Teroris, Dokter & Perawat RS Aceh Mogok
- 20 Orang Pesta Miras, 4 Tewas
- Sidang Diskors, Terdakwa Korupsi Meninggal
- Ebet Kadarusman Tutup Usia
- Sepasang Pegawai Depag Padang Dipecat
- Dua Pegawai Depag Mesum di Kantor, Ditangkap
- Kandidat Independen Pilbup: Rp 500 Juta untuk KTP
Kurs BI :












