
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116
INILAH.COM, London – Bagi sebagian orang, situs jejaring sosial Facebook memang sangat membantu mereka menemuka teman-teman lama. Namun, apa jadinya, bila hal itu terjadi pada seorang anggota dinas intelijen. Identitasnya menjadi banyak diketahui orang karena istrinya gemar mengakses situs tersebut.
Adalah Sir John Sawers, yang tengah dipromosikan sebagai pemimpin baru MI6 (dinas rahasia Inggris). Namun, Mailonline, seperti dilansir Dailymail, Minggu (5/7), menyebut, belum juga dia akan menduduki jabatan baru, tiba-tiba saja banyak pihak yang telah memberinya selamat.
Usut punya usut, ternyata semua berawal dari account di Facebook milik istrinya Lady Shelley Sawers. Sang istri memuat foto-foto mereka lengkap beserta hal-hal lain mengenai keluarganya.
Bahkan, istrinya juga tidak memasang penghalang pada account-nya. Sehingga semua rincian profil data, seperti alamat rumah, tempat kerja, teman-teman, dan tempat mereka liburan, dapat dilihat oleh 200 juta pengguna situs tersebut.
Foto-foto yang dipajang istrinya antara lain saat mereka dengan para diplomat senior dan aktor terkenal. Pada 16 Juni, hari saat dia diumumkan akan menduduki jabatan bos intelijen luar negeri, istrinya memasang 19 foto saat mereka liburan awal bulan Juni di West Country.
Sehari kemudian, Lady Shelley menambah 26 foto. Termasuk, foto ketika Sir John main di pantai, berfoto dengan anak-anak, dan berbincang dengan teman maupun ibunya. Hal ini membuat temen-teman Shelley mengirim ucapan selamat atas jabatan baru suaminya. Bahkan, salah satunya sudah menyebut kode nama Kepala Dinas Rahasia yaitu C.
Hal ini tentu saja mengganggu Sir John. Sebab, jabatan yang akan resmi diserahterimakan kepada dia pada November tahun ini membawahi seluruh kegiatan mata-mata Inggris di luar negeri. Apalagi, MI6 selalu meminta para agennya menjaga diri dan tidak mengungkapkan sosok mereka yang sebenarnya kecuali kepada saudara terdekat.
Sir John Sawers hingga kini masih menjabat Dubes Inggris untuk AS. Selama 20 tahun kariernya lebih banyak di bidang diplomasi dibandingnya menjadi mata-mata. Dia akan resmi memegang jabatan baru pada November tahun ini.
Mailonline pada hari ini memberi tahu Kementerian Luar Negeri mengenai hal itu. Dalam waktu singkat, semua hal-hal ‘berbahaya’ di Facebook itu lenyap. [nuz]
- Ganjalan Besar Obama Terlewati
- Penentang Obama Kecam RUU Kesehatan
- Kongres Kabulkan RUU Kesehatan Obama
- Sedang Baca Buku, Wartawan Tewas Ditembak
- Ke Tempat Pelacuran
- Skandal Seks Warnai Gereja Katolik
- Tiga Mata-mata AS Dipancung Taliban
- Sekjen PBB Dukung Berdirinya Negara Palestina
- Kereta Termewah India Mulai Meluncur
- China Gelap Gulita Dihantam Badai Pasir
- Jenazah TKI yang Caleg PAN, Dipulangkan
- Lapor Komnas HAM Australia
- Kisah Manusia Tanpa Jenis Kelamin (1)
- Ajak Ngeseks Via Facebook, Kakek Divonis 100 Tahun
- RUU Kesehatan Obama Lebih Penting Ketimbang Jakarta












