
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com /Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - Megawati Soekarnoputri mengecam SBY yang mengaku sudah tahu, namun membiarkan bom meledak di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Padahal jika sudah tahu sebaiknya dicegah atau memberi warning ke masyarakat.
"Saya lihat sudah tahu kok dibiarkan saja. Jadi wajar bila saya mengatakan untuk dipercepat untuk diungkap siapa mereka," kata Megawati dalam jumpa persnya di Rumah Perjuangan, Jl Teuku Umar, Jakarta, Jumat (17/7).
Presiden SBY dalam jumpa pers di halaman Kantor Kepresidenan mengungkapkan bila aksi pengeboman di kawasan Mega Kuningan adalah aksi terorisme yang sudah disiapkan sejak sebelum pilpres. SBY tahu hal itu dari intelijen negara.
Dalam jumpa pers itu juga SBY membeberkan adanya sekelompok orang yang menjadikan fotonya sebagai sasaran tembak. Hal tersebut ditekankan SBY bukan rumor atau isu. Bahkan ada videonya. [ana]
- MUI: Masjid Hadap Barat Tak Salah Kiblat
- Ratusan Tokoh Lepas Burnap di Medan
- Gus Solah: Tidak Benar SBY Gak Suka pada Saya
- Pisau Mata Dua Pertemuan Cikeas
- Inilah Opsi SBY Untuk Nasabah Antaboga
- SBY Panggil Calon Ketum PBNU, Indepedensi Terancam
- Sikap SBY: Tolak Nonaktifkan Boediono-Sri Mulyani
- Pengadilan Tipikor Berwenang Adili Udju Djuhaeri
- Siapapun Ketum Demokrat tak Lepas Dari Bayangan SBY
- Cyrus: Rp25 M itu Milik Andi Kosasih
- Said Agil Sindir Spanduk Gus Sholah
- Anas dan Andi Bersaing Jadi Ketum Partai Demokrat
- Susno Dituding Punya 6 Rumah Mewah
- Soal Palestina, NU Ogah Tiru PKS
- Polemik di Polri, SBY Harus Panggil Kapolri dan Susno












