
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Palu – Di saat Ramadhan, massa Front Pembela Islam (FPI) biasanya selalu menyisir ke tempat-tempat hiburan malam untuk memantau terjadinya perbuatan maksiat. Namun, hal berbeda dilakukan ormas ini di Palu. Mereka justru mendatangi PLN Kota Palu. Sebab, pemadaman listrik di kota itu dianggap semakin parah.
Massa FPI datang bersama Pemuda Alkhairaat dengan jumlah lebih dari 50 orang. Mereka mendatangi Kantor PLN Palu, di Jl Kartini, usai melakukan shalat tarawih, Minggu (13/9) malam.
Beberapa perwakilan massa selanjutnya masuk menemui petinggi PLN yang saat itu sudah siap untuk bertemu di kantornya. Juru bicara FPI Sulawesi Tengah, Syauqi Maskati, menilai PLN Palu belum mampu mengurus masalah kelistrikan di wilayahnya karena tidak bisa menyelesaikan krisis listrik yang terjadi selama ini.
Pemadaman listrik yang terus berlanjut, katanya, sangat mengganggu aktivitas beribadah di bulan suci Ramadan. "Kalau tidak bisa mengurus masalah ini, ganti saja pejabat PLN, ganti dengan orang yang sanggup mengurusnya," katanya.
Sementara itu, Manajer PLN Palu Imran Rosyadi usai menemui perwakilan massa mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi di wilayahnya ini karena belum maksimalnya kerja PLTU Palu. Juga karena adanya kerusakan mesin di PLTD Silae.
PLTU Palu sendiri berdaya 2x13,5 Megawatt, dan PLTD Silae berdaya 20 Megawatt. Belum maksimalnya kerja kedua pembangkit itu, katanya, mengakibatkan suplai listrik ke pelanggan tidak maksimal. "Kami terus mengupayakan perbaikan untuk mengurangi pemadaman," katanya.
Usai mengadakan pertemuan itu massa FPI dan Pemuda Alkhairaat membubarkan diri dengan tertib dan mendapat kawalan puluhan petugas kepolisian. Kejadian pemadaman listrik bergilir di Palu sendiri sudah berlangsung selama hampir dua bulan terakhir, dan terjadi hingga tujuh jam dalam sehari.[*/nuz]
- Adik Ipar SBY Imbau Warga Sekitar Jatiluhur Tenang
- Sendirian di Rumah, Nenek Mati Terendam Banjir
- Jatiluhur Mau Jebol, Ribuan Warga Mengungsi
- Bocoran Soal UN Palsu Beredar di Kendari
- Kebakaran Pabrik Swallow Diduga Akibat Bahan Kimia
- Siswa Pingsan Saat Baca Soal Ujian Nasional
- Sakit Hati Dicerai, Suami Bagi-bagi VCD Adegan Ranjang
- Accord Terbakar di Depan Kedubes Polandia
- Foto Mesum Oknum PNS Beredar di Cilacap
- Dua Siswi SMA Hamil tak Bisa Ikut Ujian Negara
- Perahu Terbalik di Suramadu, 1 Orang Tewas
- Foto Polwan Bugil Muncul di Facebook
- BMW Ditabrak Galant, Ditabrak Bajaj, 1 Luka
- Pagi Ini, Kader PKS se-Indonesia Demo
- Berenang di Sungai, Zakaria Dililit Ular Piton, Mati












