
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(istimewa)
INILAH.COM, Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia akan memeriksa daftar batik yang dimasukan UNESCO sebagai sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia. Sebab, Malaysia juga memiliki batiknya sendiri.
"Saya tidak mendapatkan detil keputusan UNESCO karena Malaysia juga punya batik sendiri. Kami akan menganalisa arti sebenarnya keputusan ini dan apakah keputusan itu akan mempengaruhi produksi batik domestik," ujar deputi PM Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin kepada Bernama, Jumat (18/9).
UNESCO sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi. Kabarnya, mereka akan membuat pengumuman dalam pertemuan Intergovernmental Comittee of Intangible Heritage yang digelar pada 28 September hingga 2 Oktober mendatang.
Menkokesra Aburizal Bakrie menyampaikan kabar itu kepada publik. Sementara Presiden SBY menetapkan seluruh Indonesia untuk mengenakan batik pada 2 Oktober, menandakannya sebagai Hari Batik Nasional.
"Batik tak hanya diproduksi di Malaysia dan Indonesia, tapi juga India dan Singapura. Perbedaan hanya terletak pada nama dan teknooginya. Saya tetap akan memeriksa keputusan UNESCO," pungkas Yassin. [vin]
- Ganjalan Besar Obama Terlewati
- Penentang Obama Kecam RUU Kesehatan
- Kongres Kabulkan RUU Kesehatan Obama
- Sedang Baca Buku, Wartawan Tewas Ditembak
- Ke Tempat Pelacuran
- Skandal Seks Warnai Gereja Katolik
- Tiga Mata-mata AS Dipancung Taliban
- Sekjen PBB Dukung Berdirinya Negara Palestina
- Kereta Termewah India Mulai Meluncur
- China Gelap Gulita Dihantam Badai Pasir
- Jenazah TKI yang Caleg PAN, Dipulangkan
- Lapor Komnas HAM Australia
- Kisah Manusia Tanpa Jenis Kelamin (1)
- Ajak Ngeseks Via Facebook, Kakek Divonis 100 Tahun
- RUU Kesehatan Obama Lebih Penting Ketimbang Jakarta












