
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(istimewa)
INILAH.COM, Mojokerto – Jika isi kantong tipis, jangan coba-coba ikut bursa pemilihan umum kepala daerah (Pemilu Kada) kabupaten Mojokerto.
Betapa tidak, sejumlah partai politik (Parpol) mematok harga yang cukup fantastis, antara Rp 2 hingga 5 milliar untuk tiket even lima tahunan tersebut.
Pernyataan mengejutkan itu dilontarkan oleh pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati kabupaten Mojokerto dari jalur independen, pasangan Khoirul Badik dan Yazid Kohar.
“Saya lebih memilih jalur independen. Sebab, jika lewat jalur partai harus membayar mahal, antara Rp 2 hingga 5 milliar,” kata Yazid Kohar, Selasa (9/2).
Yazid mengungkapkan, sebelum memilih jalur independen, ia sempat menemui beberapa partai politik. Namun jawaban yang didapat cukup mengejutkan, partai parlemen yang memiliki kursi di bawah lima mematok harga Rp 2 miliar. Sedangkan partai yang memiliki kursi di atas lima, mematok harga Rp 5 mlliar.
Namun sayangnya, Yazid tidak mau menyebut sejumlah partai yang dimaksud. Karena kondisi itulah akhirnya Yazid yang juga wakil ketua dewan Syuro Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kabupaten Mojokerto memilih jalur independen.
Di DPRD Kabupaten Mojokerto terdapat tiga partai yang memiliki lima kursi, yakni PKB, Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sementara Partai Demokrat (PD), adalah satu-satunya partai yang perolehan kursinya di atas lima.
Sedangkan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Gerakan Indonesia Raya (Gerindera), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) perolehan kursinya di bawah lima.
Menanggapi pernyataan keras Yazid Kohar, Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Syaiful Fuad, membantah. Menurutnya, PKB tidak pernah meminta uang sebesar itu sebagai kompensasi atas dukungan partai. Ia juga tidak tahu jika ada kader PKB yang menempuh jalur independen.
Meski demikian, Syaiful akan segera melakukan rapat internal untuk membahasnya. ”Dalam waktu dekat ini, kami akan menggelar rapat internal. Karena kami tidak tahu jika ada kader PKB yang ikut pilkada lewat jalur independen,” kata Syaiful ketika dihubungi secara terpisah. [beritajatim.com/bar]
- Adik Ipar SBY Imbau Warga Sekitar Jatiluhur Tenang
- Sendirian di Rumah, Nenek Mati Terendam Banjir
- Jatiluhur Mau Jebol, Ribuan Warga Mengungsi
- Bocoran Soal UN Palsu Beredar di Kendari
- Kebakaran Pabrik Swallow Diduga Akibat Bahan Kimia
- Siswa Pingsan Saat Baca Soal Ujian Nasional
- Sakit Hati Dicerai, Suami Bagi-bagi VCD Adegan Ranjang
- Accord Terbakar di Depan Kedubes Polandia
- Foto Mesum Oknum PNS Beredar di Cilacap
- Dua Siswi SMA Hamil tak Bisa Ikut Ujian Negara
- Perahu Terbalik di Suramadu, 1 Orang Tewas
- Foto Polwan Bugil Muncul di Facebook
- BMW Ditabrak Galant, Ditabrak Bajaj, 1 Luka
- Pagi Ini, Kader PKS se-Indonesia Demo
- Berenang di Sungai, Zakaria Dililit Ular Piton, Mati












