

(cbsnews.com)
INILAH.COM, Jakarta- Badan antariksa AS terus memaksakan demonstrasi roket meskipun ada kekhawatiran tidak memiliki uang untuk bisa kembali mencapai bulan.
NASA telah mengenalkan versi demonstrasi dari roket baru Ares 1-X meskipun proposal yang diajukan pada Gedung Putih hanya untuk peluncur sedehana.
Roket setinggi 100 meter yang dirakit di hanggar 52 Kennedy Space Center Florida, dibawa ke sebuah landasan peluncuran sekitar empat mil dari tempat asalnya.
Roket tanpa awak senilai US$ 455 juta akan melakukan percobaan yang memungkinkan insinyur NASA untuk memeriksa kinerja roket serta akan mencapai ketinggian sekitar 25 mil, sebelum runtuh ke Samudera Atlantik.
Roket Ares merupakan desain baru yang muncul dari NASA setelah 30 tahun dan menggabungkan dua roket dan kapsul kru, untuk mengambil astronot dan peralatan di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Demonstrasi penerbangan merupakan sebuah tonggak penting dalam rencana NASA untuk mempersiapkan roket Ares pada tahun 2016. Lembaga ini diharapkan akan mempensiunkan armadanya yang sudah usang.
Pejabat NASA berencana untuk terus maju dengan percobaan Ares 1-X, meskipun ditentang oleh pemerintahan Barack Obama yang kekurangan dana.
Roket demonstrasi tersebut telah dilengkapi dengan lebih dari 700 sensor yang akan mengirimkan informasi kembali ke insinyur NASA dalam penerbangan sangat singkat.[ito]
- Pemerintah Kurang Dukung Pengembangan Robot
- Api Lahap Makam Warisan Dunia di Uganda
- Fosil Amfibi Kuno Diberi Nama FedEx
- Ditemukan, Istana Khalifah Bani Umayyah
- Mengapa Ular Bisa Melihat di Malam Hari?
- Ditemukan Ibu Segala Jenis Kulit
- Awan Aneh Menggantung di Wenatchee
- Manusia Tak Punya Tuhan Lebih Jenius?
- Kiamat Bumi Bakal Seperti Apa?
- 8 Fakta Menyangkut Gempa Bumi
- Terpecahkan, Misteri Ayam Setengah Jantan
- Peneliti Temukan Otak Manusia Makin Menciut
- Mengapa Ledakan Chernobyl Terburuk dalam Sejarah?
- Ada Komet yang Akan Bunuh Diri
- Kamera Simpan Misteri Eksplorasi Terbesar
Kurs BI :












