<?xml version="1.0" encoding="US-ASCII"?><rss version="2.0">
		<channel>
		  <title>Inilah.com - Selamat Pagi Indonesia</title> 
		  <link>http://www.inilah.com/</link> 
		  <description>Inovasi portal Berita</description> 
		  <copyright>Copyright 2007-2008 inilah.com. All rights reserved.</copyright> 
		  <lastBuildDate>Sat, 22 Nov 2008 06:56:51 +0700</lastBuildDate> 
		  <docs>http://www.inilah.com/info_rss.php</docs> 
		<image>
		  <title>Inilah.com - Selamat Pagi Indonesia</title> 
		  <url>http://www.inilah.com/images/rss.gif</url> 
		  <link>http://www.inilah.com/</link> 
		  <width>16</width> 
		  <height>16</height> 
		</image>
	<item>
		<title> Capres Keok Sebelum Bertarung</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/20/63177/capres-keok-sebelum-bertarung/</link>
		<description>TERSIAR kabar bahwa Rizal Mallarangeng mundur dari pencalonan sebagai presiden dalam perhelatan politik 2009. Demikian halnya, Din Syamsuddin (Ketua PP Muhammadiyah), konon juga mau mundur dalam waktu dekat. Persoalannya, serupa meski tak persis sama.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/20/63177/capres-keok-sebelum-bertarung/</guid>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 10:33:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Sikap Mengejutkan Aburizal Bakrie</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/19/62921/sikap-mengejutkan-aburizal-bakrie/</link>
		<description>ADA baiknya melihat sisi positif dari tekad Aburizal Bakrie yang menyatakan keengganannya untuk duduk di kursi pemerintahan pada periode berikutnya. Kita menghargai sikapnya ini.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/19/62921/sikap-mengejutkan-aburizal-bakrie/</guid>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 10:16:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Nasib Buruh Makin Terjepit</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/18/62636/nasib-buruh-makin-terjepit/</link>
		<description>KRISIS keuangan global telah berimbas kepada ekonomi nasional.  Kita menghadapi masalah serius di sektor industri akibat merosotnya ekspor ke luar negeri. Belum lagi lesunya ekonomi Eropa dan Jepang. Yang paling terkena dampaknya adalah kaum pekerja.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/18/62636/nasib-buruh-makin-terjepit/</guid>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 10:13:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Membaca Hasil Survei LSI Terakhir</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/17/62415/membaca-hasil-survei-lsi-terakhir/</link>
		<description>BERBAGAI kemungkinan bisa terjadi dalam pemilu 2009. Posisi SBY dengan Partai Demokratnya, bisa jadi tetap tegar dan berkibar. Setidaknya, jika kita mengacu survei dan jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang terbaru.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/17/62415/membaca-hasil-survei-lsi-terakhir/</guid>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 10:08:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Petani Butuh Perhatian Lebih</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/14/61892/petani-butuh-perhatian-lebih/</link>
		<description>KAUM tani masih dirundung malang di negeri ini. Tatkala musim hujan tiba, harga padi umumnya anjlok dan ketika kemarau berlangsung, salah satu pihak yang menderita adalah petani karena kesulitan air.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/14/61892/petani-butuh-perhatian-lebih/</guid>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 13:43:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> AS Tumpuan Atasi Krisis</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/13/61564/as-tumpuan-atasi-krisis/</link>
		<description>DUNIA menyerahkan masa depan ekonominya kepada Amerika.  Ibarat lirik lagu dangdut ‘kau yang memulai kau yang mengakhiri’, Amerika Serikat agaknya menjadi tumpuan harapan mengatasi krisis global ini. Karena dari AS-lah awal mula krisis terjadi.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/13/61564/as-tumpuan-atasi-krisis/</guid>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 10:41:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Penyakit Lingkungan di Jakarta Kronis</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/12/61399/penyakit-lingkungan-di-jakarta-kronis/</link>
		<description>JAKARTA terancam ambles karena tanahnya terus merosot di bawah permukaan air laut. Pembangunan kota Jakarta telah menggerus air tanah dan menimbulkan kemerosotan tanah dari tahun ke tahun.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/12/61399/penyakit-lingkungan-di-jakarta-kronis/</guid>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 15:22:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Dinamika Ekonomi Global-Nasional</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/08/60451/dinamika-ekonomi-global-nasional/</link>
		<description>DALAM beberapa hari terakhir ini, kebijakan bank sentral global memangkas suku bunga terbukti cukup ampuh mengembalikan kepercayaan pasar. Hampir semua pasar modal dunia menguat tajam merespons longgarnya kebijakan moneter yang diterapkan sejumlah negara.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/08/60451/dinamika-ekonomi-global-nasional/</guid>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 02:49:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Kisruh BUMI dan Pasar Modal</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/07/60168/kisruh-bumi-dan-pasar-modal/</link>
		<description>ADA kabar buruk seputar pasar modal. Seusai bertemu Kepala Bapepam-LK semalam, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengontak salah seorang petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 02:00 WIB dini hari tadi.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/07/60168/kisruh-bumi-dan-pasar-modal/</guid>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 00:01:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Harapan di Pundak Obama</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/05/59783/harapan-di-pundak-obama/</link>
		<description>KEMENANGAN Barack Obama sudah di depan mata. Obama, simbol bagi inspirasi dan harapan masyarakat dunia, seolah ditakdirkan menjadi presiden kulit berwarna pada awal milineum ketiga ini.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/05/59783/harapan-di-pundak-obama/</guid>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 10:20:00 +0700</pubDate>
	</item>
	
	<item>
		<title> Obama, Kembang Kertas Pemilu AS?</title>
		<link>http://www.inilah.com/berita/2008/11/04/59450/obama-kembang-kertas-pemilu-as/</link>
		<description>ADA kekhawatiran gelegar Barack Obama hanya merupakan euforia sesaat di kancah politik Amerika. Dunia memang merindukan kemenangan Obama, politisi kulit hitam brilian, visioner, inspiratif , dan toleran. Tapi, bukan tak mungkin impian itu terganjal.</description>
		<category> </category>
		<guid>http://www.inilah.com/berita/2008/11/04/59450/obama-kembang-kertas-pemilu-as/</guid>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 04:35:00 +0700</pubDate>
	</item>
	</channel>
</rss>