Sarankan PSSI Gelar Kongres Tahunan

FIFA Enggan Tanggapi Masalah KLB PSSI

AD
Oleh Anry Dhanniary
Selasa 17 Januari 2012
share
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - FIFA enggan memberikan pendapatnya seputar isu Kongres Luar Biasa yang diusung anggota PSSI. Badan sepak bola dunia tersebut meminta PSSI segera mengelar KongresTahunan (Kongres Biasa).

Selasa (17/1/12), Komite Media PSSI menyebarkan surat dari FIFA seputar Kongres Luar Biasa (KLB) yang diinginkan sejumlah anggotanya namun ditentang PSSI sendiri.

Surat tersebut ditandatangai sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke dan sekretaris jenderal AFC Alex Soosay.

"Seperti yang sudah pasti Anda sadari, FIFA dan AFC menerima permintaan terlampir untuk menyelenggarakan KLB oleh diperkirakan lebih dari 2/3 anggota PSSI. FIFA dan AFC memahami berdasarkan laporan Anda usai proses verifikasi, PSSI menyimpulkan bahwa permintaan tersebut dibuat oleh 320 dari 580 anggota PSSI, kurang dari 2/3 seperti yang dibutuhkan untuk menggelar KLB, berdasarkan pasal 31(2) statuta PSSI. Kami ingin memberitahukan bahwa berdasarkan informasi yang Anda berikan, FIFA dan AFC tidak dalam posisi mengomentari keabsahan permintaan tersebut.

Namun kami mengacu pada artikel 29(1) Statuta PSSI, dimana PSSI harus menggelar Kongres Biasa setiap tahun. Menurut informasi dari Anda, Kongres Biasa PSSI terakhir digelar tanggal 22 Januari 2011 di Bali, kurang lebih setahun yang lalu.

Merujuk hal di atas dan mempertimbangkan masalah yang terus dihadapi sepak bola Indonesia, FIFA dan AFC dengan tegas menyarankan agar PSSI menggelar Kongres Biasa secepatnya untuk menyesuaikan dengan statuta sekaligus menyediakan sebuah forum resolusi. Kami juga mengingatkan mengenai tenggat waktu pada surat tertanggal 21 Desember 2011 dan saran lainnya bahwa Kongres Biasa harus digelar sebelum 20 Maret 2012 agar masalah ini tidak perlu dibawa ke Rapat Komite Asosiasi FIFA untuk dibahas mengenai sanksinya.

Kami menunggu penjelasan dari Anda seputar permasalahan di atas dan akan selalu bersedia membantu bila Anda memiliki pertanyaan."

Gagasan KLB lahir saat pertemuan anggota PSSI yang digagas Forum Pengurus Provinsi (FPP)PSSI. Selain bersepakat menggelar KLB, para anggota ini juga menyatakan mosi tidak percaya terhadap ketua umum PSSI Djohar Arifin Husin dan pengurusnya.

Pada pertemuan itu juga, anggota membentuk Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) yang tugasnya mengawal proses KLB. KPSI kemudian menyerahkan berkas permintaan KLB dari 452 anggota, namun menurut PSSI hanya 320 dari berkas 452 perwakilan anggota tersebut yang sah mewakili anggota.[yob]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA