Vilanova, Jebolan La Masia Jadi Pelatih Barcelona

BL
Oleh Boy Leonard Pasaribu
Sabtu 23 Juni 2012
share
Vilanova - fcbarcelona.com

INILAH.COM, Barcelona - La Masia ternyata tak hanya digunakan untuk pembibitan pemain Barcelona, namun juga pelatih. Langkah Guardiola diikuti asistennya, Tito Vilanova, yang kini ditunjuk sebagai pelatih kepala.

Tentu saja tak pernah ada pelajaran menjadi pelatih di La Masia, namun pengangkatan Tito Vilanova sebagai pelatih Barcelona semakin menegaskan La Masia sebagai akar skuad utama tim asal Katalunya tersebut.

Vilanova menggantikan Josep Guardiola, yang terhitung sukses selama empat tahun melatih Barcelona dengan 14 gelar. Guardiola menempa ilmu sepak bolanya lewat akademi pemain muda Barca, La Masia.

Pep kemudian dipromosikan ke tim utama dan meraih 15 gelar selama delapan tahun bersama Barca. Sosok yang kini berusia 41 tahun itu kemudian hengkang dari Barca dan mencoba peruntungan ke sejumlah klub, sebelum kembali ke Camp Nou sebagai pelatih.

Kini Guardiola mundur dari kursi pelatih Barca dan memilih menyepi dari sepak bola selama setahun dan digantikan Vilanova.

Seperti Guardiola, pelatih berusia 42 tahun itu juga menimba ilmu sepak bola di La Masia. Namun bedanya, Vilanova gagal menembus skuad utama Barca dan melanglang buana ke sejumlah klub semenjana Spanyol, sebelum kembali ke Barca sebagai asisten pelatih Guardiola.

Tak hanya Vilanova, asisten pelatih Jordi Roura dan pelatih fisik Aureli Altimira juga merasakan didikan La Masia 26 tahun lalu. Ketiganya satu angkatan dengan Guardiola dan Guillermo Amor.

Seperti Vilanova, Roura dan Altimira juga gagal menembus skuad utama Blaugrana. Roura kala itu nyaris menembus Camp Nou, namun cedera lutut parah menghapus peluangnya. Ketiganya pernah bermain dalam satu tim di klub Divisi II Figueras pada 1992.

Barca merupakan salah satu klub yang sangat memperhatikan pemain muda. Mereka memilih mengembangkan pemain muda dari La Masia menjadi bintang di La Liga dan dunia daripada membeli pemain jadi berlabel bintang.

Pemain tak hanya dibekali ilmu sepak bola di La Masia. Kepada bocah-bocah tersebut ditanamkan pula nilai-nilai dan karakter Barca, sehingga para pemain jebolan La Masia umumnya punya loyalitas tinggi terhadap klub.

Loyalitas juga diberikan oleh klub, yang selalu memberikan kesempatan kepada jebolan La Masia untuk membuktikan diri di skuad utama.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA