Perang Bintang ISL 2012

"Sriwijaya Beruntung Menang Adu Penalti"

FK
Oleh Farid Kusuma
Senin 16 Juli 2012
share
Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi - IST

INILAH.COM, Palembang - Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, menyatakan jika kemenangan yang diraih pasukannya saat melakoni laga Perang Bintang ISL 2012 di Stadion Jakabaring, Minggu (15/7/12), karena faktor keberuntungan.

"Kami bermain imbang dalam waktu normal. Kedua tim saling menyerang dan kami mendapat keberuntungan saat mereka (Tim All Star) mendapat kartu merah di babak kedua," seru pelatih Sriwijaya FC dalam keterangan pers usai pertandingan.

"Ternyata, kami kembali mendapat keberuntungan saat menang di babak adu penalti," timpal Kas Hartadi.

Dalam pertandingan itu, Sriwijaya sempat tertinggal terlebih dahulu, menyusul gol yang dicetak oleh Alberto Goncalves di menit ke-10.

'Laskar Wong Kito' berhasil membalas gol lawannya melalui aksi Hilton Moreira yang menyelesaikan umpan terukur Firman Utina dengan sebuah tandukan di menit ke-15 dan membuat kedudukan menjadi imbang, 1-1.

Hingga 2x45 menit waktu normal, kedua tim tak mampu menambah golnya, sehingga membuat pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Di babak 'tos-tosan', empat eksekutor Sriwijaya FC sukses membobol gawang lawan yang dijaga I Made Wirawan, sedangkan dari lima algojo Tim All Star ISL, hanya tiga yang berhasil mencetak gol.

Kekecewaan pun dirasakan oleh Miroslav Janu yang dipercaya menjadi juru racik tim All Star ISL karena gagal membawa timnya memenangi laga eksebisi yang telah menjadi tradisi kompetisi ISL sejak tiga musim terakhir.

"Tim kami bermain bagus di 20 menit pertama dan berhasil mencetak gol. Di babak kedua, saya mengganti tujuh pemain sebab mereka datang dari jauh dan mengalami kelelahan," ucap pelatih Persela Lamongan tersebut.

"Tapi kami kehilangan konsentrasi, terlebih setelah mendapat kartu merah. Sulit sekali bermain dengan sepuluh pemain. Kami tak bisa menerapkan pola menyerang dengan sepuluh pemain," keluh pelatih asal Republik Ceko itu.

Tim All Star ISL harus menyelesaikan pertandingan babak kedua dengan 10 pemain, karena Aldo Bareto yang menjegal Hilton Moreira di menit ke-47, diusir keluar lapangan oleh wasit.

Meski kecewa, Miroslav Janu tetap memberi selamat kepada Sriwijaya atas keberhasilannya meraih gelar juara ISL musim 2011/12 dan memenangi Perang Bintang tahun ini.[iaf]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA