KONI Pusat Bergerak, Jabar Batal Didiskualifikasi

BL
Oleh Boy Leonard Pasaribu
Kamis 13 September 2012
share
IST

INILAH.COM, Riau - Tim Sepak bola PON Jawa Barat bakal lolos dari sanksi diskualifikasi setelah KONI Pusat turun tangan. Imbasnya, peluang tim sepak bola Jawa Timur semakin tipis.

Sebelumnya, akibat konflik dualisme organisasi PSSI, Jabar mengirimkan dua tim sepak bola dan Futsal untuk PON. Satu tim dipimpin Bambang Sukowiyono, pelaksana tugas ketua pengurus PSSI provinsi (pengprov) Jabar, satu lagi pimpinan Toni Aprilani, yang dilengserkan dan diganti Bambang.

Sejatinya, masalah ini sudah dituntaskan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI), sebelum PON dimulai. BAORI memenangkan kubu Toni, namun tidak dapat diterima kubu Bambang.

PB PON lewat Dewan Hakim PB PON akhirnya mengambil jalan tengah, memutuskan Toni sebagai manajer memimpin tim bentukan Bambang Sukowiyono. Kedua pihak sama-sama tak setuju. Toni meminta keputusan BAORI dilaksanakan sepenuhnya, sementara kubu Bambang nekat mencantumkan nama manajernya, Dan Rizawardana, memimpin klub bentukannya, baik di cabang sepak bola maupun futsal.

Sikap ini membuat tim Jabar nyaris didiskualifikasi. Beruntung, KONI Pusat akhirnya turun tangan.

"Masalah tim sepakbola dan futsal Jabar tergolong masalah besar. KONI Pusat turun tangan untuk menyelesaikannya. Hasilnya, Jabar tidak didiskualifikasi," tegas Satar.

Ketua Dewan Hakim PB PON, Sudirman, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa ketua umum KONI, Tono Suratman, akhirnya turun tangan langsung menangani polemik ini.

"Pak Tono berpikir secara strategis dan indikatornya pun terukur. Ada fakta jika keputusan Dewan Hakim sudah dijalankan, yaitu surat tugas KONI Jabar yang menunjuk Toni jadi tim manajer tim sepakbola dan futsal Jabar. Toni pun menyatakan siap menjalankan tugas itu," katanya.

Namun Toni membantah pernyataan Sudirman. Ia menduga KONI Jabar, yang mendukung kubu Bambang, sengaja menahan surat tersebut dan memberikan keterangan palsu kepada PB PON.

"Itu surat penting. Jika surat penting, pasti ada tanda terimanya. Kasih ke saya buktinya jika mereka sudah kirim surat tugas itu. Sampai sekarang, saya tidak pernah terima surat dari KONI Jabar," beber Toni.

Dengan keputusan ini, tim sepak bola Jawa Timur, yang berada di posisi ketiga klasemen Grup B putaran pertama, batal melaju ke putaran kedua. Jika keputusan Dewan Hakim tidak dianulir, Jatim otomatis menggantikan Jabar dengan status runner up.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA