Andy Murray: Doping Tak Berlaku di Tenis!

FK
Oleh Farid Kusuma
Selasa 30 Oktober 2012
share
Andy Murray - ist


INILAH.COM, Paris - Petenis Britania Raya, Andy Murray, mendukung peningkatan intensitas tes doping di dunia tenis profesional, meski ia beranggapan obat-obatan tak akan berpengaruh pada keahlian petenis.

Pernyataan itu dilontarkan usai melakoni tes darah dan urine jelang melakoni Paris Masters, Sabtu (27/10/12), serta menanggapi kasus penggunaan doping mantan juara Tour de France tujuh kali, Lance Armstrong.

"Jika tak salah ingat, saya sudah melakukan tes darah sebanyak empat atau lima kali tahun ini. Tapi, tes urine lebih sering lagi. Hal ini sangat diperlukan untuk menghindari kasus seperti (Lance) Armstrong," ucap Andy Murray, seperti dilansir Daily Mail.

"Kasus itu sangat memalukan olah raga yang digeluti. Namun, kini mereka (federasi) melakukan upaya yang luar biasa untuk mengatasi penyalahgunaan obat," lanjut petenis peringkat tiga dunia.

Peraih emas tunggal Putra Olimpiade 2012 tersebut kemudian membandingkan dunia balap sepeda yang membutuhkan lebih banyak tenaga dengan tenis yang memerlukan keahlian.

"Satu hal yang ingin saya tegaskan adalah olah raga seperti balap sepeda adalah murni kekuatan fisik. Sangat sedikit skil yang terlibat dalam Tour de France," timpal Murray.

"Olah raga seperti itu adalah perkara berapa besar tenaga yang dihasilkan, sedangkan di tenis, para atletnya tak bisa mendapat keahlian hanya dengan menggunakan doping," pungkas juara Grand Slam Amerika Terbuka 2012.

Pada 22 Oktober 2012, publik olah raga dikejutkan dengan keputusan Persatuan Sepeda Internasional (UCI) yang mendapat masukan dari Badan Anti-Doping Amerika Serikat, mencabut tujuh gelar Tour de France milik Lance Armstrong sekaligus melarang keterlibatannya dengan dunia balap sepeda seumur hidup.[yob]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA