Ini Rencana Liliyana Natsir Setelah Pensiun

RA
Oleh Reza Adi Surya
Jumat 20 September 2013
share
Pebulutangkis Liliyana Natsir - (Foto:pbsi)

INILAH.COM, Jakarta - Liliyana Natsir sudah memiliki cukup banyak rencana setelah pensiun sebagai pebulutangkis. Apa saja rencananya?

Bersama Tontowi Ahmad, pasangannya di ganda campuran, Liliyana baru saja mendapat penghargaan dari KONI. Sebelumnya, keduanya juga mendapatkan bonus dari klub masing-masing.

Sadar kariernya di bulutangkis tak lama lagi, pebulutangkis berusia 28 tahun itu mulai memikirkan rencana yang dilakukan setelah pensiun nanti. Wanita yang kerap disapa butet itu berpikir ingin menjadi pelatih.

"Saya masih belum bisa memastikan. Maunya sih masih berkutat di bulutangkis, karena saya menjadi seperti ini karena bulutangkis. Orang banyak kenal saya karena bulutangkis. Saya nyaman di dunia bulutangkis karena sudah saya geluti sejak kecil. Tak menutup kemungkinan menjadi pelatih, tetapi saya juga ingin punya bisnis sendiri," ujarnya, dikutip dari situs PBSI.

"Pemain yang sukses belum tentu bisa jadi pelatih yang bagus. Kalau saya punya bakat melatih dan masih dipercaya, ya akan saya pertimbangkan. Jadi pelatih itu tanggung jawabnya besar. Jam kerjanya bisa pagi, siang dan malam. Kalau ada pertandingan, weekend atau tanggal merah juga harus bekerja, tentunya berbeda dengan karyawan biasa yang jam kerjanya sudah ditentukan," ia melanjutkan.

Andai benar-benar menjadi pelatih, Liliyana ingin menekuninya dengan serius dan tidak setengah-setengah. Ia ingin namanya tetap harum saat menjadi pelatih.

"Ini harus dipikirkan matang-matang, saya tidak mau saat jadi atlet namanya bagus, tetapi saat jadi pelatih malah namanya jelek," katanya.

Selain pelatih, peraih tiga gelar Juara Dunia itu ingin berkecimpung di dunia bisnis khususnya di bidang properti. Liliyana mengaku sudah mengatur keuangannya sejak dulu.

"Uang hasil kontrak, bonus, prize money, hadiah dan sebagainya saya kelola sebaik mungkin. Saya banyak belajar dari kejadian senior-senior yang mungkin dulu kurang berjaya, makanya saya harus pintar-pintar menyisihkan pendapatan saya dari sekarang. Saya juga sudah mulai berinvestasi, sekarang ditambah lagi dengan penghargaan yang saya dapat dari KONI Pusat berupa tabungan investasi jangka panjang, tentunya ini akan sangat berguna di masa-masa pensiun saya nanti," pebulutangkis asal Manado itu menambahkan.

"Sekarang saya juga sudah mencoba bisnis di bidang properti. Awalnya joint dulu dengan rekan. Pertimbangannya adalah dari segi dana, saya belum mampu sendiri. Soal waktu pun saya belum bisa full mengatur bisnis ini karena saya harus berkonsentrasi di latihan dan pertandingan. Selain itu saya juga belum punya pengalaman di dunia bisnis. Selagi saya belum terjun langsung, saya hanya memonitor saja," ia menutup.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA