Tammy Abraham Ambil Sisi Positif dari Rasisme

AP
Oleh Andi Putra
Senin 19 Agustus 2019
share
(Foto: skysports)

INILAHCOM, London - Striker Chelsea, Tammy Abraham, mengatakan tidak menghiraukan tindakan rasisme yang diterimanya di sosial media. Ia akan menjadikan hal tersebut sebagai motivasinya.

Pemain 21 tahun itu menjadi sasaran tindakan rasis di media sosial, setelah kekalahan Chelsea melawan Liverpool di Piala Super Eropa.

Di laga tersebut, Tammy gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor ketika maju sebagai penendang terakhir, sehingga Chelsea takluk dari Liverpool.

Sebuah organisasi anti-rasisme, Kick It Out, membenarkan jika Tammy menerima tindakan rasis di media sosial. Sementara pihak Liga Premier akan mengambil tidak terkait rasisme tersebut.

"Segala sesuatu terjadi dalam sepak bola. Sayangnya saat ini saya berada di pihak yang menerima," kata Abraham dikutip dari SkySport.

"Saya mendapatkan pelecehan, tetapi saya menganggapnya positif. Saya tidak akan mendengarkan orang-orang yang mencoba menjatuhkan saya. Saya hanya mencoba untuk tetap fokus ke depan," lanjutnya.

Abraham mengakui pelecehan yang dideritanya hanya membuat dirinya lebih bertekad untuk membuktikan kemampuan dirinya.

"Saya hanya ingin membungkam para pembenci. Saya hanya ingin melakukan bagian saya di lapangan, dan biarkan sepak bola yang berbicara," tegasnya menutup.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA