Bulutangkis Indonesia Masters 2020

Kalahkan Marin, Ratchanok Juara Tunggal Putri

AB
Oleh Arif Budiwinarto
Minggu 19 Januari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ratchanok Intanon juara tunggal putri Indonesia Masters 2020. Di final, Ratchanok mengalahkan Carolina Marin lewat pertarungan tiga gim.

Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/1/2020) siang WIB, Ratchanok dan Marin menghadirkan pertandingan menarik sejak gim pertama. Mereka saling kejar mengejar poin sampai di interval dalam kedudukan 11-10 untuk Ratchanok.

Marin berupaya bangkit setelahnya, ia sempat memperoleh lima poin beruntun untuk menipiskan selisih poin jadi 18-17. Namun, Ratchanok tetap tak terhenti di gim pertama, permainan net apik membawanya menang 19-21.

Gim kedua jadi milik Marin, setelah unggul 11-9 di interval, tunggal putri Spanyol terus melaju berkat lima poin tambahan untuk menjauh 16-9. Ratchanok yang berusaha mengejar, cuma mampu mencapai angka 11 dan harus mengakui keunggulan Marin 21-11.

Pada gim penentuan, Marin sempat unggul di poin-poin awal sebelum mampu disamakan 8-8 oleh Ratchanok. Ini menjadi titik balik tunggal putri Thailand, setelah unggul 11-8 di interval, Ratchanok tak terkejar lagi sampai akhirnya menutup gim terakhir dengan keunggulan 18-21.

Bagi Ratchanok, ini merupakan gelar juara pertamanya di turnamen Indonesia Masters. Ratchanok senang dengan pencapaiannya di event ini, ia menyebut Marin tampil luar biasa setelah pulih dari cederanya.

"Saya pikir mentalitas Carolina Marin sangat bagus, pada poin-poin penting dia sangat agresif, dan dia menekan terus karena setiap pemain ingin menang dan punya tekanan yang sama, jadi saya harus memacu diri saya lebih tangguh lagi," kata Ratchanok dalam jumpa pers.

"Setelah saya unggul, dia lebih bermain agresif, jadi saya pikir saya tidak boleh bermain lambat dan berusaha menurunkan setiap bola. Dukungan suporter di sini memotivasi saya untuk tampil bagus dan tentunya memenangkan pertandingan," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Ratchanok dukungan suporter di Indonesia menjadi salah satu aspek non-teknis baginya dan Marin mengeluarkan kemampuan terbaiknya di laga pamungkas.

"Saya pikir pengaruh pendukung 50-50 ya buat saya dan Marin, karena Marin juga punya basis pendukung yang banyak di sini. Dia juga baru pulih dari cedea ya, setiap orang berharap dia bisa tampil bagus," pungkasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA